Microsoft Didenda Rp 320 Miliar di Korea Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Seoul: Komisi pengatur perdagangan Korea Selatan memutuskan bahwa perusahaan piranti lunak Microsoft telah merusak pasar dan melanggar aturan perdagangan yang adil. Perusahaan asal Amerika Serikat itu didenda US$ 32 juta (Rp 320 miliar), Rabu (7/12).Microsoft, yang mengaku tak melakukan hal yang salah, juga diminta menghilangkan sebagian peranti dari sistem Windows buatan mereka. Semula, perusahaan milik Bill Gates itu menawarkan kepada pengguna Windows XP apakah akan menggunakan sistem instant messenger atau tidak.Menurut komisi, opsi dari Microsoft itu melanggar aturan perdagangan yang fair. Komisi meminta Microsoft memisahkan instant messenger dan Media Server dengan sistem Windows.Microsoft telah menggelontorkan miliaran dolar untuk menyelesaikan sengketa dengan pihak lain, termasuk para pesaingnya seperti IBM dan Sun Microsystems di Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Uni Eropa. Pada Oktober, perusahaan itu setuju untuk membayar US$ 761 juta kepada RealNetworks, perusahaan Amerika yang memasarkan peranti lunak audio visual "RealPlayer".Microsoft juga membayar US$ 30 juta kepada portal internet Korea Selatan, Daum Communications, bulan lalu. Kesepakatan di luar pengadilan ini mengakhiri sengketa yang muncul setelah Daum menuduh Microsoft melanggar aturan monopoli. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.