Remaja Ini Tewas Akibat Dicekoki Alkohol oleh Orang Tuanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Tim Wimborne

    REUTERS/Tim Wimborne

    TEMPO.CO, Cheyenne - Seorang remaja laki-laki asal Amerika Serikat, meninggal setelah ibu dan ayah tirinya diduga memberi "pelajaran minum" alkohol.

    Menurut petugas kepolisian negara bagian Wyoming, Amerika Serikat, remaja 16 tahun tersebut meninggal karena keracunan alkohol.

    Seperti dilansir World Wide Weird News, Jumat, 18 September 2015, Paulette Richardson dan suaminya, Yusuf, mengatakan bahwa anaknya, Kendall Ball, sering berbicara tentang keinginannya untuk minum alkohol.

    Si ibu setuju untuk mengizinkan anaknya untuk minum di bawah pengawasan orang dewasa.

    Namun, Paulette kemudian mencekoki anaknya dengan banyak alkohol dengan maksud membuatnya kapok.

    Kepada polisi, dia mengatakan bahwa ayah anak itu adalah seorang pecandu alkohol dan dia tidak ingin anaknya menjadi seperti ayahnya.

    "Setelah menenggak beberapa gelas dari Fireball dan Jack Daniel dengan seorang teman dan Joseph Richardson, anak 16 tahun itu menjadi sangat mabuk. Dia pergi tidur sekitar pukul 10.30 malam waktu setempat," kata polisi.

    Ketika ayah tirinya memeriksa dia sekitar 03.45 dini hari, Kendall tidak merespon. Yusuf lalu memanggil ambulans.

    Otopsi membenarkan bahwa tingkat alkohol darah remaja adalah 0,587 persen, jauh di atas batas maksimum mengemudi 0,08 persen.

    Pasangan dari Evanston tersebut kini menghadapi tuduhan pembunuhan.  Mereka terancam hukuman  20 tahun penjara jika terbukti bersalah.

    WORLD WIDE WEIRD NEWS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.