Wow! Ular Ini Beranak Tanpa Melewati Proses Kawin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ular air jenis yellow-bellied. independent.co.uk

    Ular air jenis yellow-bellied. independent.co.uk

    TEMPO.CO , Misouri:Aneh tapi nyata, sekor ular di kebun binatang Amerika telah melahirkan untuk kedua kalinya dalam dua tahun meskipun tidak pernah kawin.

    Ular air jenis yellow-bellied, penghuni Cape Girardeau Conservation Nature Center di Missouri, pertama kali bereproduksi sendiri pada tahun 2014 dan kedua pada musim panas ini.

    Petugas menemukan ular tersebut beranak pada Juli, padahal ular tersebut tidak hidup dengan pejantan hampir selama delapan tahun selama hidup di penangkaran.

    Seperti yang dilansir The Independent pada 18 September 2015, peristiwa ular melahirkan tanpa kawin tersebut adalah kasus pertama yang diketahui dalam jenis ular dan hal tersebut membuat terkejut para ilmuwan.

    Departemen Konservasi herpetologis, Jeff Briggler mengatakan fenomena tersebut disebut partenogenesis, di mana keturunan berkembang dari telur yang tidak dibuahi, jarang namun dapat terjadi pada beberapa spesies.

    Teori lain, yang dianggap mustahil tetapi bukan tidak mungkin, adalah bahwa ular telah menyimpan sperma dari waktunya di alam liar. Tapi sperma biasanya mati setelah satu tahun.

    AJ Hendershott, dari departemen konservasi, mengatakan ada beberapa kebanggaan dalam memiliki ular pertama dari spesies yang bereproduksi melalui partenogenesis.

    "Ini adalah cara Anda membuat penemuan ketika Anda menjaga hal-hal di penangkaran Anda belajar hal-hal tentang apa yang mereka mampu."

    Diketahui bayi kedua dari ular tersebut, tidak berhasil bertahan hidup. Sementara, bayi ular pertama yang dilahirkan setahun lalu, masih ada dan kini disimpan di di pusat penangkaran, sekitar 100 mil selatan dari St. Louis.

    THE INDEPENDENT|YON DEMA

    Video Hewan Unik:


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.