Keji! Orangutan Ini Diadu di Atas Ring Tinju

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Orangutan menggunakan sarung tinju saat pertandingan  kickboxing di Safari World,  Bangkok, Thailand, 13 September 2015. Metro.co.uk

    Orangutan menggunakan sarung tinju saat pertandingan kickboxing di Safari World, Bangkok, Thailand, 13 September 2015. Metro.co.uk

    TEMPO.CO , Jakarta:Sungguh keji apa yang dilakukan oleh sekelompok orang tidak bertanggung jawab di Thailand. Bagaimana tidak, mereka mengadu orangutan di atas ring tinju dalam pertandingan tinju di Kabupaten Minburi, Bangkok, Thailand.

    Seperti yang dilansir Metro.co.uk pada Selasa 15 September 2105, orangutan itu lebih suka berdiam diri di atas pohon tersebut diberi pakaian layaknya petarung tinju tradisional khas Thailand, Muay Thai.

    Tidak hanya orangutan jantan yang diadu, bahkan orangutan betina pun tidak luput dari kebiadaban orang-orang tersebut. Namun biasanya orangutan betina sering dijadikan gadis ring.

    Perihal tersebut tersebar setelah foto-fotonya beredar luas melalui dunia maya. Diketahui foto-foto tersebut dimuat pada Senin 14 September, menunjukkan gadis ring orangutan mencium orang utan lain yang memakai sarung tinju dan celana pendek Muay Thai selama pertandingan kickboxing di taman satwa liar Safari World di Kabupaten Minburi, Bangkok, Thailand, Ahad 13 September 2015.

    Sejumlah taman satwa di Thailand menggunakan orangutan untuk menghibur demi menarik wisatawan lebih banyak lagi. Anehnya, wisatawan masih berbondong-bondong untuk menonton acara yang sangat mengganggu tersebut.

    Hal ini telah mendorong aktivis hak hewan marah untuk meminta praktek dilarang, dianggap kejam dan merendahkan martabat hewan.

    "Hal ini mengejutkan bahwa perlakuan kejam dan eksploitatif terhadap hewan terus dilakukan untuk apa yang disebut 'hiburan' turis," kata Philip Mansbridge, Direktur Dana Internasional untuk Kesejahteraan Hewan (IFAW) Inggris.

    Dia menambahkan wisatawan tidak perlu pergi ke acara seperti itu jika mereka tidak ingin mendukung kekejaman terhadap hewan. Hewan itu juga sering mengalami paksaan dengan disetrum, sundut rokok atau dipukul saat pelatihan.

    METRO.CO.UK|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.