Disebut Sentuh Taylor Swift, Pria Ini Sengsara, Kini...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Taylor Swift tampil dalam 1989 World Tour di Vancouver, Kanada, 2 Agustus 2015. Tur dunia ini untuk mempromosikan album terbaru Swift yang berjudul 1989. Jonathan Hayward/The Canadian Press via AP

    Taylor Swift tampil dalam 1989 World Tour di Vancouver, Kanada, 2 Agustus 2015. Tur dunia ini untuk mempromosikan album terbaru Swift yang berjudul 1989. Jonathan Hayward/The Canadian Press via AP

    TEMPO.CO, Denver- Setelah dua tahun peristiwa itu berlalu, penyiar radio David Mueller, akhirnya menggugat penyanyi terkenal Taylor Swift. Ia resmi mendaftarkan gugatan ke pengadilan di Denver, Amerika Serikat, Kamis pekan lalu, karena sebelumnya Mueller dituduh menyentuh bokong penyanyi cantik itu.

    Berita Menarik: Jutaan Rayap Mulai Serbu Ibu Kota, Ada Apa Gerangan?

    Insiden yang menjadi pokok perkara ini terjadi pada 2 Juni 2013 ketika Mueller diundang untuk berbincang-bincang dengan Taylor Swift saat sesi pemotretan di Pepsi Center. Setelah sempat ngobrol sebentar, Mueller pun berkesempatan berpose bersama Swift.

    Menurut versi Mueller, setelah pemotretan, seperti dimuat dalam laman Denver Post, ia bertemu dengan rekannya kerjanya dan penuh semangat menceritakan pertemuannya dengan Swift pada malam sebelumnya. Kepada si kawan, dia bercerita bagaimana ia bisa memeluk Swift dan menyentuh bokongnya.

    Baca juga: Ada UFO Sepanjang 60 Meter Terkubur Salju Benua Antartika?

    Masih menurut keterangan Mueller, tak lama kemudian datanglah tim keamanan Swift yang mungkin mendengar percakapan itu. Maka ia pun dituduh telah melecehkan sang penyanyi.

    Akibat tuduhan itu, Mueller mengklaim telah kehilangan pekerjaan. Ia dipecat sebagai penyiar radio KYGO FM di Denver, profesi yang telah ditekuninya selama 20 tahun, dengan gaji sekitar Rp 2,1 miliar per tahun.

    DENVER POST | GUARDIAN

    Artikel Menarik: Ribut Pansus Pelindo II: Banteng Mau Nyeruduk Istana?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.