'Selfie' di Tempat Kecelakaan Pesawat, Dua Polisi Dipecat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa petugas berfoto selfie di depan badan pesawat AirAsia QZ8501 di KN SAR Pacitan, Pelabuhan Indonesia II, Tanjung Priok, Jakarta, 2 Maret 2015.  Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Beberapa petugas berfoto selfie di depan badan pesawat AirAsia QZ8501 di KN SAR Pacitan, Pelabuhan Indonesia II, Tanjung Priok, Jakarta, 2 Maret 2015. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, London - Dua polisi Inggris akan menerima sanksi pemecatan setelah  didakwa  berfoto selfie di lokasi kecelakaan  saat digelar pertunjukan udara Shoreham di Inggris pada 22 Agustus 2015 lalu.

    Sebanyak 11 orang tewas di lokasi tersebut ketika sebuah pesawat militer jatuh saat  pertunjukan udara sedang berlangsung.

    Berlatar lokasi kecelakaan itu, dua polisi Sussex yang berbasis di Brighton ini berfoto selfie dan  mengirimkan hasil jepretannya itu   melalui satu pesan pribadi kepada sesama rekan polisi. Rekannya itu lalu melaporkan hal tersebut kepada departemen standar profesional polisi.

    Kedua polisi itu  kini tengah diselidiki karena, “kesalahan penggunaan media sosial,” kata juru bicara polisi seperti dikutip Express Online, Selasa, 8 September 2015.  

    Lisa Bell dari kepolisian Sussex dalam satu pernyataan mengatakan bahwa, "investigasi itu berhubungan dengan satu pesan pribadi yang dikirim kepada seorang polisi yang segera melaporkan hal itu kepada departemen standar profesional.

    Dakwaan ini, kata dia, mengecewakan, dan dapat mempengaruhi profesionalisme sejumlah besar polisi yang bertugas tanpa lelah dalam operasi tersebut.

    "Kita akan melakukan investigasi secara menyeluruh mengenai tuduhan pelanggaran atau tindakan pejabat dan staf yang mempengaruhi tingkat standar layanan mereka," katanya.

    YONYOSEPH | EXPRESS ONLINE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.