Paus Fransiskus Berfatwa: Bergosip Mirip Terorisme!  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada warga yang menghadiri misa berjamaan di stadion Kosevo, Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, 6 Juni 2015. AP/Amel Emric

    Paus Fransiskus melambaikan tangan kepada warga yang menghadiri misa berjamaan di stadion Kosevo, Sarajevo, Bosnia-Herzegovina, 6 Juni 2015. AP/Amel Emric

    TEMPO.CO, Vatikan - Paus Fransiskus, Jumat, dalam pernyataannya mengibaratkan orang yang bergosip sama seperti seorang teroris yang melempar bom. Ia mengatakan para pengikutnya yang menabur perpecahan adalah penyakit dalam Gereja Katolik.

    Berita Menarik

    Dibunuh di Kota Wisata: Karena Nurdin Kesal Nungki Main HP
    Alumnus UI Tewas, Jejak Kaki di Balkon Ungkap Kejanggalan

    Seperti yang dilansir dari laman USA Today, 4 september 2015, dilaporkan bahwa saat berbicara dalam khotbah di kediamannya di Santa Marta, Paus mengkritik orang-orang yang berpikir bahwa gosip adalah sesuatu yang tidak berbahaya.

    "Gunjingan adalah seperti terorisme karena orang yang bergosip sama seperti seorang teroris yang melemparkan bom lantar melarikan diri, merusak," kata Paus. "Dengan lidah mereka, mereka menghancurkan dan tidak membuat perdamaian."

    Bapa suci kemudian meminta pengikutnya mempertanyakan pada diri mereka apakah mereka telah menabur damai ketika berbicara. Paus mengatakan agar tak segan menggigit lidah jika mereka merasakan dorongan untuk menyebarkan perpecahan di antara orang-orang.

    Berita Menarik
    Pencopotan Waseso, Luhut: Prajurit Tak Boleh Ancam Atasan
    Kapolri: Buwas Mau Dicopot Saat Adu Mulut dengan Buya Syafii

    Bapa Suci juga menunjukkan pandangan kritisnya terhadap mereka yang memiliki "lidah ular" dan kerap menyebar gosip di dalam Gereja Katolik. "Orang itu selalu melakukan apa yang ular lakukan pada Adam dan Hawa, yaitu menghancurkan perdamaian."

    Menurut Paus, bergosip adalah suatu kejahatan, yang juga menjadi penyakit di dalam gereja umat Katolik. "Menabur perpecahan, menabur kebencian, tidak menabur damai," ujar Paus menambahkan.

    USATODAY | MECHOS DE LAROCHA

    Jangan Lewatkan
    Artis AS Syuting Sinetron, Malah Ditangkap Usai Kencani Tamu
    Setya Novanto, Fadli Zon Bertemu Donald Trump di AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.