Demi Beli Perhiasan buat Istri, Suami Tinggal di Kolong Jembatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perhiasan mutiara. ANTARA/Ujang Zaelani

    Ilustrasi perhiasan mutiara. ANTARA/Ujang Zaelani

    TEMPO.CO, Beijing - Seorang pria yang bekerja sebagai pemungut barang bekas menjadi terkenal setelah kisah perjuangannya membelikan perhiasan buat istri tersebar di Internet. Supaya bisa membeli kalung emas dan cincin berlian yang diinginkan istrinya, pria bernama Xiong itu rela tinggal di kolong jembatan. Xiong tinggal di kolong jembatan untuk menghindari biaya sewa asrama supaya uangnya bisa ia belikan perhiasan.

    Xiong sebelumnya tinggal di asrama penampungan gelandangan yang disediakan pemerintah setempat. Namun, untuk berhemat, dia memutuskan tinggal di bawah jembatan. "Di bawah jembatan ini saya dapat menyimpan 5 yuan per hari. Saya ingin mengumpulkan uang untuk membeli gelang emas dan cincin berlian untuk istri saya," katanya.

    Menurut laporan Shanghaiist pada 30 Agustus 2015, Xiong memungut barang bekas dan menyimpannya sebelum menjualnya. "Istri saya sudah berusia 60 tahun lebih. Saya memungut barang bekas dan yang dibuang orang untuk mendapatkan sedikit uang," katanya. Xiong tinggal sendiri di Beijing, sedangkan istrinya menjadi petani di kampung. "Saya ingin membeli kalung emas dan cincin berlian sebagai hadiah untuk membuktikan dia tidak salah memilih saya sebagai suami."

    SHANGHAIIST | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.