Pagi Ini Ratusan Seniman Malaysia Lukis Tuntutan di Jalanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pro-demokrasi

    Massa pro-demokrasi "Bersih" berdemo di Dataran Merdeka, Kuala Lumpur, Malaysia, 29 Agustus 2015. Mereka menuntut PM Najib Razak mundur, setelah terungkapnya pembayaran dana sebesar jutaan dolar di bawah rekening namanya. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Ratusan seniman Malaysia terus menduduki Jalan Parlimen, Kuala Lumpur sejak kemarin. Dini hari tadi, mereka yang berunjuk rasa menuangkan tuntutan di aspal jalanan. "Jalanan untuk masyarakat. Kami menunggu kemerdekaan yang sesungguhnya," tulis demonstran dengan kapur warna-warni di badan Jalan Parlimen, seperti yang diberitakan Malaysiakini, Ahad 30 Agustus 2015.

    Aksi demonstrasi yang digalang sejumlah lembaga swadaya masyarakat ini sejatinya menuntut agar Perdana Menteri Najib Razak menyerahkan jabatannya. Rakyat Malaysia juga meminta pemilihan umum yang bersih. Sehingga gerakan ini disebut Bersih 4.0. Aksi ini digelar di Kuala Lumpur, Kinabalu, dan Kuching.

    Massa tak membubarkan diri hingga pagi ini. Semalam, sebagian demonstran tidur memblokade jalanan, sebagian lagi terjaga. Beberapa di antaranya memilih berjalan-jalan sambil bercengkerama dengan wartawan, atau petugas keamanan yang berjaga di sekitar lokasi.

    Usai menunaikan salat Subuh, mereka kembali berkumpul di satu titik. Sambil berdiri, mereka menyanyikan lagu kebangsaan "Negaraku".

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.