Ajaib, Gadis Cantik Ini Hidup Lagi Setelah Dikubur Sehari

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Tegucigalpa - Seorang remaja di Honduras secara ajaib hidup kembali setelah secara medis dinyatakan meninggal dunia. Remaja  cantik itu hidup lagi setelah dikubur selama sehari. Adalah Neysi Perez, remaja putri 16 tahun tersebut. Ia dimakamkan dalam peti mati yang ditutup semen beton setelah dinyatakan meninggal oleh dokter di rumah sakit lokal.

    Sehari setelah prosesi penguburan, Rudy Gonzales, suaminya, mendengar jeritan dari dalam kubur ketika menziarahi pusara istrinya. "Ketika meletakkan tangan di makamnya, saya mendengar ada suara-suara dari dalam makam. Ada suara benturan dan suara Neysi. Ia berteriak minta tolong," kata Rudy, seperti dilansir Mirror, Selasa, 25 Agustus 2015.

    Baca juga:
    Datang ke Jakarta, Ini Alasan 'Tuhan' Tak Mau Mengubah Nama
    Pria Ini Cangkok Alat Intim Bionik, Begini Cara Kerjanya

    Usaha keluarga mengeluarkan Neysi dari kubur terlambat. Ketika kuburan digali, mereka menemukan Neysi tak bernyawa, sementara kaca keranda pecah. Dia kemungkinan meninggal karena kekurangan oksigen setelah terbangun di dalam peti tertutup. Anggota keluarga remaja itu menemukan tangan korban berdarah, yang diyakini akibat menggedor peti mati itu.

    Sepupunya, Carolina Perez, menuturkan, "Setelah kami mengeluarkannya dari kubur, saya meletakkan tangan saya di tubuhnya. Dia masih hangat. Dan saya masih merasa jantungnya berdetak lemah. Dia memiliki lecet di dahi dan memar di jari-jari. Itu tampak seperti dia telah berusaha keras untuk keluar dari peti mati dan melukai dirinya sendiri."

    Maria Gutierrez, ibu Neysi, percaya putrinya dikubur hidup-hidup dan menyalahkan petugas medis karena terlalu cepat menandatangani sertifikat kematiannya. Neysi, yang sedang hamil 3 bulan, dilaporkan jatuh tak sadarkan diri setelah bangun pada malam hari untuk menggunakan toilet luar di rumahnya di La Entrada, Honduras bagian barat.

    Perempuan itu kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter setelah dirawat selama tiga jam.

    MIRROR.CO.UK | YON DEMA

    Baca juga:
    Luna Maya Terkejut karena Kado Mesra dari Pria Ini
    Pengemis Naik Haji: Simpan Rp 5000/ Hari, Pernah Makan Bata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.