Makan Tumpeng Jadi Penutup 17 Agustusan di New York  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas Indonesia di Albany menggelar upacara Bendera Merah Puith dalam Perayaan HUT RI ke 70 di Albany, New York, Amerika Serikat, 17 Agustus 2015. Widarto Adi

    Komunitas Indonesia di Albany menggelar upacara Bendera Merah Puith dalam Perayaan HUT RI ke 70 di Albany, New York, Amerika Serikat, 17 Agustus 2015. Widarto Adi

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruang Pancasila di dalam gedung Konsulat Jenderal RI di New York penuh sesak dengan peserta upacara Hari Kemerdekaan Indonesia ke-70. Sekitar 200 orang yang mengikuti upacara menyanyikan lagu Indonesia Raya ketika bendera Merah Putih menuju ke depan ruangan.

    Senin, 17 Agustus 2015, waktu New York, berlangsung upacara bendera. Acara ini diselenggarakan Konsulat Jenderal dan Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk PBB di New York (PTRI). Selain para diplomat dan staf, upacara itu dihadiri warga Indonesia yang tinggal di kota megapolitan tersebut.

    "Padahal saat ini bukan hari libur di Amerika Serikat," kata Benny Y.P. Siahaan, Pejabat Bidang Pers, Sosial, dan Kultural KJRI di New York. Menurut Benny, peserta yang ikut dalam upacara ini antara lain anggota Indonesian Banker’s Club, Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) serta pelajar Indonesia di New York dan sekitarnya, IDN Tri-state, dan Perkumpulan Warga Kristiani Indonesia di New York dan Sekitarnya (Perwakrin).

    Inspektur upacara adalah Konsul Jenderal RI di New York, Ghafur Akbar Dharmaputra. Ikut dalam acara ini di gedung Konsulat di 68th Street, tak jauh dari Central Park, adalah Duta Besar Desra Percaya dan istri, Diana Mawarsari.

    Benny menjelaskan tema upacara ini adalah “Satu Tekad Berjuta Karya: Gerakan Nasional Ayo Kerja pada 70 Tahun Indonesia Merdeka”. Dia berharap upacara ini mendorong masyarakat Indonesia yang tinggal di luar negeri memberikan kontribusi positif demi kemajuan bangsa.

    Setelah acara resmi selesai, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng. Makanan ini diberikan kepada perwakilan sesepuh Indonesia di New York sebagai bentuk apresiasi atas jasa-jasa mereka dalam komunitas.

    UNTUNG WIDYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.