Nenek Ini Sosok Kanibal Sadis di Negeri Beruang Putih

Reporter

Tamara Samssonova si nenek kanibal

TEMPO.CO, Moskow - Seorang wanita tua ditangkap atas tuduhan pembunuhan setelah diduga membunuh 14 orang dan memakan jenazahnya. Polisi St. Petersburg mengatakan mereka telah menangkap wanita berusia 68 tahun, Tamara Samsonova, setelah dituduh sebagai pembunuh berantai dan kanibal.

Seperti yang dilansir Mirror pada 11 Agustus 2015, Tamara Samsanova, ditangkap awal bulan ini atas pembunuhan temannya, Valentina Ulanova, 79 tahun.

Pada sidang pengadilan di St. Petersburg pekan lalu, Samsonova mengatakan kepada hakim, "Saya bersalah dan saya pantas dihukum," kata dia sebelum meniup ciuman kepada wartawan yang meliput di pengadilan.

Ketika hakim mengumumkan ia akan diserahkan dalam tahanan, dia bertepuk tangan dan tersenyum.

Menurut penyelidikan polisi, Samsonova terlihat pada video pengawas membawa bagian-bagian tubuh Ulanova dalam kantong plastik hitam.

Kemudian, polisi menemukan potongan tubuh Ulanova di kolam terdekat. Penyelidik percaya bahwa Samsonova membius korban dan memotong tubuhnya hidup-hidup.

Selama serangan di rumahnya, polisi menemukan bukti Samsonova mungkin telah membunuh hingga 14 orang. Polisi juga menduga bahwa Samsonova membunuh suaminya, yang menghilang sepuluh tahun yang lalu.

Dari semua kasus yang diyakini telah dilakukannya, polisi hanya menemukan tubuh parsial, yang membuat mereka yakin bahwa Samsonova telah memakan korbannya. Dia juga menulis dalam jurnal bahwa dia membunuh penyewanya.

Samsonova bisa menghadapi hukuman mati jika terbukti bersalah.

YON DEMA | MIRROR






Rusia Tuntut Amerika Kembalikan Bendera yang Dicuri

13 November 2017

Rusia Tuntut Amerika Kembalikan Bendera yang Dicuri

Bendera Rusia hilang dari konsulatnya di San Francisco, Amerika Serikat. Moskow menyebut benderanya dicuri.


Rusia Buka Kembali Jalur Feri ke Korea Utara

17 Oktober 2017

Rusia Buka Kembali Jalur Feri ke Korea Utara

Rusia telah membuka kembali jalur lautnya ke Korea Utara setelah sekitar 2 bulan lamanya ditutup.


ROSATOM Rusia Bidik Asia Tenggara untuk Kerja Sama Nuklir

29 September 2017

ROSATOM Rusia Bidik Asia Tenggara untuk Kerja Sama Nuklir

ROSATOM, BUMN Nuklir asal Rusia,??menjajaki peluang kerja sama di bidang energi nuklir di negara-negara kawasan Asia Tenggara..


Berkat Ponsel, Pasangan Kanibal yang Bunuh 30 Orang Ditangkap

27 September 2017

Berkat Ponsel, Pasangan Kanibal yang Bunuh 30 Orang Ditangkap

Pasangan kanibal ditangkap polisi setelah ponselnya ditemukan dan mengaku telah membunuh sedikitnya 30 orang.


Rusia Akan Tuntut Amerika Terkait Perampasan Properti Diplomatik

6 September 2017

Rusia Akan Tuntut Amerika Terkait Perampasan Properti Diplomatik

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan Kementerian Luar Negeri untuk menuntut pemerintah Amerika Serikat atas perampasan properti diplomatik


Presiden Trump Minta Rusia Tutup 3 Konsulatnya di Amerika

1 September 2017

Presiden Trump Minta Rusia Tutup 3 Konsulatnya di Amerika

Amerika Serikat telah meminta Rusia untuk menutup 3 kantor konsulatnya di San Francisco, Washington, dan New York.


Duta Besar Rusia untuk Sudan Tewas di Kolam Renang

24 Agustus 2017

Duta Besar Rusia untuk Sudan Tewas di Kolam Renang

Duta Besar Rusia untuk Sudan, Mirgayas Shirinsky, ditemukan tewas di kolam renang kediamannya di ibu kota Khartoum


Liburan Musim Panas, Putin Berburu dan Berenang di Danau Dingin  

6 Agustus 2017

Liburan Musim Panas, Putin Berburu dan Berenang di Danau Dingin  

Putin menikmati liburan musim panasnya dengan berburu di padang gurun Siberia, berenang di air danau yang sangat dingin, dan memancing.


Putin Restui Pasukan Rusia Bertahan di Suriah Selama 49 Tahun  

31 Juli 2017

Putin Restui Pasukan Rusia Bertahan di Suriah Selama 49 Tahun  

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani undang-undang baru mengenai Angkatan Udara Rusia untuk tetap di Suriah selama 49 tahun.


Kucing Ini Jadi Pahlawan Selamatkan Hidup 8 Bayi Landak

27 Juli 2017

Kucing Ini Jadi Pahlawan Selamatkan Hidup 8 Bayi Landak

Seekor kucing di Rusia bernama Muska menjadi pahlawan setelah menyusui dan merawat 8 bayi landak yang tidak memiliki induk.