Dalam Sebulan, Sedikitnya 1.700 Mobil di Arab Saudi Dicuri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Bugatti Veyron seharga sekitar 24 miliar rupiah milik miliarder asal Arab Saudi ini parkir di sebuah hotel mewah di London, (5/7). Miliarder asal Timur Tengah berdatangan ke Inggris dengan mobil mewah mereka selama beberapa minggu. dailymail.co.uk

    Mobil Bugatti Veyron seharga sekitar 24 miliar rupiah milik miliarder asal Arab Saudi ini parkir di sebuah hotel mewah di London, (5/7). Miliarder asal Timur Tengah berdatangan ke Inggris dengan mobil mewah mereka selama beberapa minggu. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Riyadh - Sedikitnya 1.700 mobil penumpang hilang karena dicuri di beberapa wilayah di Arab Saudi pada Desember 2014. Kabar tersebut diwartakan surat kabar Al-Madinah, Senin, 10 Agustus 2015, setelah mengutip keterangan pejabat statistik yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri.

    Menurut Kementerian, dari jumlah tersebut, hanya 348 mobil yang berhasil ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya. Sebanyak 749 mobil yang dicuri di Riyadh sejauh ini belum bisa didapatkan oleh petugas.
           
    Kota Mekah menempati urutan kedua untuk kasus pencurian mobil, mencapai 420, tapi petugas berhasil menemukan kembali 150 mobil. Adapun di Provinsi Timur, 133 mobil dicolong pencuri selama satu bulan, hanya 11 mobil yang ditemukan.

    Dari 105 mobil yang dicuri di Madinah, 50 mobil dikembalikan kepada pemiliknya, sementara 27 mobil lainnya ditemukan di Jazan. Di kota ini, sekitar 100 mobil dilaporkan hilang. Adapun di Tabuk, 80 mobil dikabarkan lenyap dari tangan pemiliknya, tapi 69 kendaraan tersebut ditemukan dan dikembalikan. 

    "Di Kota Asir, 41 mobil hilang, 9 berhasil ditemukan," kata petugas keamanan. Warga Kota Qassim mengaku kehilangan 19 mobil, tapi polisi berhasil menemukan kembali 15 mobil. Adapun di Al-Baha, petugas dapat menemukan 7 mobil dari 12 yang dicuri. 

    AL ARABIYA | CHOIRUL AMINUDDIN

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.