Astronot Nanti Bisa Santap Salad, Sayurannya dari Luar Angkasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Astronot asal Spanyol Inigo Munoz Elorza dan Stefan Dobrovolny dari Austria (kanan) mengambil sampel batu saat simulasi misi ke Planet Mars di gletser Tyrolean, Kaunertal, Austria, 7 Agustus 2015. The Austrian Space Forum mengirim beberapa peneliti untuk berlatih beradaptasi di antariksa pada gletser yang menyerupai medan di Mars. REUTERS/Dominic Ebenbichler

    Astronot asal Spanyol Inigo Munoz Elorza dan Stefan Dobrovolny dari Austria (kanan) mengambil sampel batu saat simulasi misi ke Planet Mars di gletser Tyrolean, Kaunertal, Austria, 7 Agustus 2015. The Austrian Space Forum mengirim beberapa peneliti untuk berlatih beradaptasi di antariksa pada gletser yang menyerupai medan di Mars. REUTERS/Dominic Ebenbichler

    TEMPO.CO , Washington DC: Para astronot yang berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) bersiap untuk menyantap makanan yang berasal dari luar angkasa.

    Makanan berupa tumbuhan selada yang tumbuh di luar angkasa tersebut telah diuji untuk keamanan mikrobiologi dan akan dibersihkan dengan pembersih asam sitrat.

    Tidak jelas bagaimana salad tersebut akan disajikan, namun akan disantap oleh para astronot tersebut. Setengah dari panen selada yang disebut teknologi Veggie tersebut akan dikirim ke bumi untuk pemeriksaan.

    Seperti dilansir RT News, Senin, 10 Agustus 2015, teknologi Veggie akan menjadi penting pada penerbangan jarak jauh di masa depan: tidak hanya untuk memberikan sayuran segar, tetapi juga memiliki sarana psikologis bagi para astronot yang hobi berkebun.

    "Ada bukti yang mendukung makanan segar, seperti tomat, blueberry dan selada merah, yang merupakan sumber antioksidan yang baik. Memiliki makanan segar seperti ini di luar angkasa bisa memiliki dampak positif pada suasana hati orang dan juga bisa memberikan perlindungan terhadap radiasi di ruang angkasa, " kata Dr. Ray Wheeler, peneliti utama proyek teknologi Veggie.

    Proyek tersebut telah dimulai setahun lalu. Proses penumbuhan tanaman menggunakan cahaya LED warna merah dan biru.

    Sistem pertumbuhan tanaman sayuran yang dikembangkan oleh Orbital Teknologi Corp (Orbitec) di Madison, Wisconsin, ini dikirim ke ISS pada April 2014.

    RT NEWS | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.