Panglima ISIS Tewas, Amerika Serahkan Istrinya ke Irak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Militer Irak berdiri di dekat kendaraan tempur, yang digunakan untuk bertempur di Universitas Anbar. Saat ini militer Irak masih bertempur dengan militan ISIS, yang memasuki wilayah Irak. Anbar, Irak, 26 Juli 2015. Reutres

    Militer Irak berdiri di dekat kendaraan tempur, yang digunakan untuk bertempur di Universitas Anbar. Saat ini militer Irak masih bertempur dengan militan ISIS, yang memasuki wilayah Irak. Anbar, Irak, 26 Juli 2015. Reutres

    TEMPO.CO, Washington - Umm Sayyaf, janda pemimpin kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang dibunuh Pasukan Operasi Khusus Amerika Serikat dilaporkan telah dipindahkan dari statusnya sebagai tahanan Amerika kepada pemerintah Irak. Demikian seperti yang dirilis Departemen Pertahanan seperti yang dikutip dari CNN, Kamis, 7 Agustus 2015.

    Wanita yang juga dikenal dengan nama Nasrin As'ad Ibrahim, menikah dengan Abu Sayyaf, komandan penting ISIS. Pada Mei 2015, Abu Sayyaf--juga dikenal sebagai Fathi Ben Awn Ben Jildi Murad al-Tunisi--tewas dalam serangan AS militer di Suriah timur. Setelah tewasnya Abu Sayyaf, Umm Sayyaf ditangkap oleh pasukan AS. Dia dicurigai sebagai anggota dari ISIS.

    Berita Menarik

    Prajurit Kostrad Dibunuh: Ada Adegan Jenderal Mencak-mencak
    Mahasiswa Jatuh dari Lantai 28, Ada Lirik Orang Ketiga  

    Sayyaf dipindahkan setelah pemerintah Amerika menentukan langkah tersebut sebagai "sesuai sehubungan dengan hukum, diplomatik, pertimbangan intelijen, keamanan, dan penegakan hukum," kata Pentagon dalam sebuah pernyataan. Para pejabat mengatakan pemindahan status tahanan tersebut konsisten dengan kebijakan AS.

    Menurut pihak milter Amerika, Umm Sayyaf kini berada di bawah perlindungan Kementerian Dalam Negeri pemerintah daerah Kurdistan, Irak. Kurdistan adalah daerah semi otonom yang terletak di Irak timur laut yang memiliki pejuang sendiri melawan ISIS. Abu Sayyaf adalah tokoh yang dikenal mengawasi operasi minyak dan gas ISIS.

    Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Bernadette Meehan mengatakan setelah kematian Sayyaf, Amerika Serikat telah mempertimbangkan kemungkinan bahwa istrinya dapat memainkan peran penting dalam operasi ISIS ke depan. "Umm Sayyaf memainkan peran penting dalam kegiatan teroris ISIL itu," kata Meehan di suatu waktu yang tak disebutkan detailnya.

    Para pejabat AS percaya Umm memiliki informasi tentang sandera Amerika dan Barat di Suriah.

    CNN | MECHOS DE LAROCHA

    Kasus Kematian Hayriantira XL
    Polisi Curiga Pembunuhan Rian XL Terencana karena Faktor Ini
    Hayriantira XL Dibunuh: Andi Wahyudi Terancam Pidana Mati
    Sebelum Dibunuh, Asisten Cantik Bos XL Titip Pesan Terakhir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.