Pengeboman Masjid Tewaskan 10 Polisi, ISIS Klaim Jadi Pelaku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas kepolisian Arab saudi memperhatikan layar monitor yang terhubung dengan tempat-tempat suci di Mina, Rabu (17/11). (AP Photo/Hassan Ammar)

    Seorang petugas kepolisian Arab saudi memperhatikan layar monitor yang terhubung dengan tempat-tempat suci di Mina, Rabu (17/11). (AP Photo/Hassan Ammar)

    TEMPO.COJakarta - Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri pada Kamis, 6 Agustus 2015, di masjid yang terletak di dalam markas pasukan khusus Arab Saudi. Pengeboman itu menewaskan 17 orang, yang sebagian besar adalah polisi.

    Menurut Al Ahram Online, klaim itu dibuat dalam sebuah pernyataan di Internet oleh kelompok yang berafiliasi dengan ISIS dan menyebut dirinya Provinsi Al-Hijaz. Mereka mengatakan salah satu anggotanya meledakkan rompi peledak di dalam masjid di Kota Abha.

    Serangan bom bunuh diri ini terjadi di sebuah mesjid yang biasa digunakan polisi Arab Saudi di Abha, ibu kota Provinsi Asir, dekat perbatasan Yaman. Stasiun televisi Arab Saudi, El-Ikhbariya, melaporkan, sedikitnya 17 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

    Juru bicara Kementerian Dalam Negeri menyatakan sepuluh dari korban adalah anggota Special Weapons and Tactics (SWAT). “Saat anggota pasukan khusus di Provinsi Asir sedang salat zuhur, sebuah ledakan terjadi di tengah jemaah,” ujar juru bicara itu, seperti dikutip kantor berita Saudi News Agency.

    AHRAM ONLINE | REUTERS | ABDUL MANAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.