Bom Bunuh Diri Tewaskan Polisi Saudi Saat Salat Zuhur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memeriksa keadan masjid Al-Hashoush setelah terjadi bom bunuh diri pada saat jemaah, kebanyakan milisi Houthi, sedang shalat Jumat di Sanaa, Yaman, 20 Maret 2015. Mohammed Hamoud/Anadolu Agency/Getty Images

    Warga memeriksa keadan masjid Al-Hashoush setelah terjadi bom bunuh diri pada saat jemaah, kebanyakan milisi Houthi, sedang shalat Jumat di Sanaa, Yaman, 20 Maret 2015. Mohammed Hamoud/Anadolu Agency/Getty Images

    TEMPO.CO, Riyadh - Serangan bom bunuh diri terjadi pada sebuah mesjid yang biasa digunakan polisi Arab Saudi di Abha, ibu kota Provinsi Asir, dekat perbatasan Yaman, Kamis, 6 Agustus 2015.

    Stasiun televisi Arab Saudi, El-Ikhbariya, melaporkan sedikitnya 17 orang tewas. Sebagian besar korban adalah aparat keamanan.

    Juru bicara Kementerian Dalam Negeri memastikan adanya serangan dan menyebut jumlah korban lebih dari 13 orang. Sepuluh dari korban adalah anggota tim khusus Special Weapons and Tactics (SWAT), dan tiga pekerja masjid. 

    “Saat anggota pasukan khusus di Provinsi Asir sedang salat zuhur, sebuah ledakan terjadi di tengah jemaah, menyebabkan sepuluh anggota dan tiga pekerja masjid meninggal dunia,” kata juru bicara itu seperti dikutip kantor berita Saudi News Agency.

    Sembilan jemaah lainnya luka-luka, tiga di antaranya luka parah. Beberapa bagian tubuh ditemukan di antara puing-puing. Diduga akibat ledakan sabuk bom. Insiden tersebut masih dalam penyelidikan aparat.

    Belum ada yang mengaku bertanggung jawab. Namun wartawan BBC melaporkan pelaku diduga pemberontak Houthi, lantaran kejadian dekat dengan Yaman.

    Selain Houthi, Arab Saudi juga mewaspadai serangan militan Islamic State in Iraq and Al-Sham (ISIS), yang kerap membunuh polisi dan membantai komunitas Syiah.

    Bulan lalu, aparat Saudi menangkap 431 tersangka anggota ISIS dengan tuduhan merencanakan bom bunuh diri pada aparat keamanan dan mesjid di berbagai wilayah negara itu.

    BBC | REUTERS | ANADOLU | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.