Cina dan Kamboja Kutuk Pemboman di India

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing:Presiden Cina, Hu Jintao mengutuk aksi pemboman di New Delhi, India. Pemerintah Cina, kata dia, mengutuk keras segala bentuk terorisme dan siap bekerja sama dengan masyarakat Internasional untuk memerangi aksi tersebut. "Kami juga siap turut serta menjaga perdamaian dan stabilitas dunia,? tutur Hu saat menyampaikan duka cita kepada mitranya, Presiden Abdul Kalam.Ungkapan duka cita dan kecaman terhadap aksi teror juga disampaikan pemerintah Kamboja. ?Kita tak akan dapat menangani aksi terorisme ketika hal itu terjadi, tapi juga harus menemukan akar persoalan munculnya aksi tersebut,? kata juru bicara pemerintah, Khieu Kanharith Perdana Menteri India, Manmohan Singh telah melakukan pembicaraan darurat dengan penasihat keamanannya. Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada para pelaku aksi teror. Manmohan meminta warganya untuk tidak bepergian, dan polisi yang dibantu tentara disiagakan di sejumlah gedung perkantoran dan tempat-tempat umum. Belum jelas benar siapa yang berada di balik aksi teror tersebut. Namun, dugaan sementara mengarah kepada kelompok militan Kashmir. Polisi telah menahan 10 orang untuk dimintai keterangan. Rangkaian ledakan itu terjadi dengan jeda dalam hitungan menit. Ledakan terjadi ketika banyak warga Hindu berbelanja untuk merayakan festival Diwali, dan warga muslim akan merayakan Idul Fitri. AFP/CNN

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.