10 Tentara Afganistan Tewas Akibat Serangan NATO

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas keamanan memindahkan salah seorang korban ke dalam mobil ambulan. Dilaporkan 40 orang warga terluka akibat serangan ini, sedangkan 7 orang taliban yang melakukan penyerbuan tewas. Afganistan, Kabul, 22 Juni 2015. Getty Images

    Petugas keamanan memindahkan salah seorang korban ke dalam mobil ambulan. Dilaporkan 40 orang warga terluka akibat serangan ini, sedangkan 7 orang taliban yang melakukan penyerbuan tewas. Afganistan, Kabul, 22 Juni 2015. Getty Images

    TEMPO.CO,  Kabul - Serangan udara koalisi internasional yang terdiri atas  Amerika dan sekutunya (NATO) di provinsi timur ibu kota Kabul dilaporkan menewaskan sejumlah  tentara Afganistan, mengutip pernyataan seorang pejabat militer Afghanistan dilansir dari laman The Guardian.

    Komandan militer Abdul Razaq mengatakan serangan tersebut berlangsung pada Senin, 20 Juli 2015 pagi waktu setempat di Baraki Barak, sebuah distrik di provinsi Logar, sekitar 30 mil (50km) sebelah timur Kabul. "Selain delapan yang tewas, lima lainnya menderita luka-luka," kata Razaq.

    Beberapa pejabat Afganistan lain juga melaporkan adanya serangan, meskipun mereka menyebutkan angka yang berbeda dari jumlah korban serangan. Dalam beritanya Senin, The Guardian tidak menyebutkan berapa jumlah korban yang dimaksud beberapa pejabat tersebut.

    Di tempat berbeda Gubernur Wilayah, Mohammad Rahim Amin, mengatakan bahwa serangan NATO itu bisa jadi adalah sebuah kekeliruan, karena menurut dia, koordinasi yang buruk bisa saja terjadi di daerah yang dikuasai gerilyawan Taliban tersebut.

    Sementara itu seorang pejabat militer AS di Afganistan, yang karena alasan aturan meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan mereka telah mengetahui adanya insiden di Logar dan mengakui pihaknya sedang melakukan penyelidikan. 

    THE GUARDIAN | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.