Heboh Pohon Uang, Duit Rp 2,6 M Mendadak Jatuh Bak Daun!  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pohon Uang (Dreamstime.com)

    Pohon Uang (Dreamstime.com)

    TEMPO.CO, Schwerin - Pohon uang ternyata tak lagi sekadar dongeng. Setidaknya
    bagi warga Mirow, sebuah desa kecil di Provinsi Mecklenburg-Vorpommern, Jerman.
    Mitos pohon uang menjadi kenyataan saat pecahan 50 euro tiba-tiba  jatuh dari atas
    pohon bagai daun yang rontok.

    Baca terbaru:
    Duh, Ditahan, Vitalia Malah Foto Sama Kapolsek: Ada apa? 
    Ditahan KPK, OC Kaligis Bicara Soal Gubernur & Suap Hakim

    Setelah ditelusuri, polisi menemukan satu kantong plastik uang di pucuk pohon.
    Isinya ditaksir senilai US$ 200 ribu atau setara Rp 2,6 miliar. "Bungkusan itu ditemukan Sabtu lalu setelah gelombang panas yang signifikan menerjang Eropa
    daratan," kata pejabat kepolisian lokal, Minggu, 12 Juli 2015.

    Suhu melonjak selama akhir pekan di wilayah Mirow. Akibatnya, pipa yang menjadi
    gantungan kantong uang di antara cabang pohon menjadi lentur. Sementara, plastik
    yang dipakai untuk membungkus duit itu seakan meleleh sehingga menghamburkan
    uang pecahan 50 euro.

    Pemilik perkemahan di mana uang itu ditemukan telah datang ke kantor polisi untuk
    mengklaim uang tersebut. Namun, menurut pejabat Kepolisian, "Perlu ada
    pembuktian soal kepemilikan uang tersebut."

    Baca juga:

    Majikan Tergoda Rayuan Pembantu, Rp 51 Juta Raib
    Ditahan Polisi, Pengemis Ini Punya Tabungan Rp 22 Miliar

    Repotnya banyak orang yang sudah mengambil uang-uang yang jatuh itu.  Karena itu kepolisian menjanjikan mereka ganjaran US$ 6 ribu sebagai hadiah. Syaratnya, mereka harus menyerahkan uang itu pada polisi.

    Nah, bila pemilik tidak ditemukan, penemu yang sebelumnya menyerahkan pada polisi berhak mengambil seluruh jumlah yang telah mereka serahkan

    Selanjutnya: Pohon uang di Wales


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.