Agar Tak Diganggu Saat Main Playstation, Pacar Dibius  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/ Ali Said

    Ilustrasi. TEMPO/ Ali Said

    TEMPO.CO, Muenchen - Seorang pria asal Jerman, tega menghilangkan kesadaran kekasihnya agar ia tidak terganggu saat bermain video game. Pria 23 tahun tersebut dituntut di pengadilan setelah ia membius pacarnya agar bisa bermain video game bersama temannya.

    Menurut pria tersebut, hal itu dilakukan lantaran risih dengan kekasihnya yang terus mengganggunya.

    Seperti dilansir Metro.co.uk pada Kamis, 9 Juli 2015, sang pacar tiba di rumah ketika pria itu sedang bermain Playstation dengan temannya pada Agustus tahun lalu. Insiden itu terjadi di North Rhine-Westphalia Utara, Jerman.

    Agar bisa terus bermain, pria itu membuat sang pacar yang saat ini sudah putus tersebut meminum secangkir teh. Dalam teh dimasukkan obat penenang agar pacarnya itu tertidur. "Saya hanya menempatkan empat atau lima tetes ke tehnya," katanya kepada pengadilan di Caxtrop-Rauxel.

    Wanita itu tidur sampai tengah hari pada hari berikutnya. Selain itu, dia terkantuk-kantuk di tempat kerja lantaran efek dari obat penenang yang diberikan pacarnya tersebut.

    Wanita ini baru menyadari diberi obat penenang oleh pacarnya setelah berulang kali merasa ngantuk di tempat kerja pada hari-hari berikutnya.

    Atas kasus tersebut, si pria diperintahkan membayar denda sebesar 500 euro (Rp 7,3 juta). Meski wanita itu tidak dirugikan, hakim mengatakan hal itu "sangat berbahaya bagi perkembangan dan kesehatan fisik".

    Pria itu mengakui perbuatannya tersebut. Ia pun mengaku akan bertobat. Pasangan ini putus segera setelah insiden tersebut. Masalah tersebut dibawa ke pengadilan beberapa bulan kemudian.

    METRO.CO.UK | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.