Sutradara Film The Act of Killing Takut ke Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joshua Oppenheimer meraih penghargaan dokumenter terbaik lewat filmnya

    Joshua Oppenheimer meraih penghargaan dokumenter terbaik lewat filmnya "The Act Of Killing" dalam British Academy of Film and Arts (BAFTA) awards di Royal Opera House, London, Inggris, Minggu (16/2). REUTERS/Suzanne Plunkett

    TEMPO.CONew York - Sutradara film The Act of Killing atau Jagal (2012) dan The Look of Silence atau Senyap (2014), Joshua Oppenheimer, mengaku takut kembali ke Indonesia. Oppenheimer membuat film yang menggambarkan pembantaian massal orang-orang yang dituduh komunis di Indonesia pada 1965.

    Dalam wawancara dengan surat kabar Amerika Serikat, The New York Times, yang dipublikasikan pada Jumat, 10 Juli 2015, Oppenheimer menyatakan mungkin bisa masuk ke Indonesia dengan mudah tapi tak yakin bisa keluar dengan selamat.

    "Saya mungkin bisa masuk ke Indonesia tanpa insiden. Tapi saya tidak yakin bisa keluar," kata Oppenheimer menjawab pertanyaan apakah dia akan ke Indonesia. Oppenheimer tidak pernah menjejakkan kaki di Indonesia sejak film-filmnya rampung dan dirilis.

    Film Senyap, kelanjutan Jagal, menimbulkan kontroversi lantaran dilarang tayang di Indonesia.

    NEW YORK TIMES | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.