Lagi, Muncul Teori Pendaratan NASA di Bulan adalah Fiktif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang disiarkan Reuters hari ini (14/7) memperlihatkan astronot Edwin E. Aldrin Jr. melakukan aktivitas di bulan  pada Juli 1969. 21 Juli nanti adalah peringatan 40 tahun pendaratan pertama di bulan. Foto: REUTERS/Handout

    Foto yang disiarkan Reuters hari ini (14/7) memperlihatkan astronot Edwin E. Aldrin Jr. melakukan aktivitas di bulan pada Juli 1969. 21 Juli nanti adalah peringatan 40 tahun pendaratan pertama di bulan. Foto: REUTERS/Handout

    TEMPO.CO, Moskow - Vladimir Markin, juru bicara resmi Komite Investigasi pemerintah Rusia, mengatakan pihaknya menyerukan agar dilakukan penyelidikan untuk mencari tahu apa yang terjadi pada rekaman asli pendaratan pertama manusia di bulan pada 1969. Penyelidikan juga harus melibatkan batu bulan, yang dipercaya dibawa ke Bumi selama beberapa misi.

    Sejak 1969, pendaratan manusia di bulan, di mana-mana, menjadi pokok perdebatan tentang adanya dari teori konspirasi, yang kebanyakan klaim palsu tentang peristiwa itu dipercaya datang dari beberapa adegan film Hollywood. Markin sendiri tak sampai pada kesimpulan bahwa misi itu dipalsukan, namun ia mengatakan sebagai bagian dari sejarah dunia, peristiwa itu wajib diselidiki kebenarannya.

    Markin menegaskan, hasil penyelidikan bisa memberi wawasan baru dalam perjalanan sejarah. "Kami tidak menuduh mereka tidak terbang ke bulan, dan hanya membuat film tentang hal itu. Tapi semua ini sifatnya ilmiah--atau mungkin budaya. Artefak (batu bulan) bagian dari warisan kemanusiaan. Hilangnya mereka tanpa jejak adalah kerugian bersama. Sebuah penyelidikan akan mengungkapkan apa yang terjadi."

    Keinginan Markin itu muncul di tengah ketegangan antara Rusia dan Amerika Serikat atas sebagian besar urusan kedua negara di berbagai belahan dunia yang dipercaya dapat kembali menarik kedua negara ke ruang persaingan.

    Pada 2009, Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat atau NASA menyatakan rekaman video asli pendaratan pertama di bulan telah dihapus di antara 200 ribu kaset lain untuk menghemat anggaran. Sejak itu dikatakan bahwa salinan peristiwa pendaratan telah disatukan menggunakan rekaman dari cuplikan berita yang muncul pada saat itu.

    NASA mengklaim karena pekerjaan restorasi yang dilakukan selama ini, kualitas rekaman dianggap lebih baik daripada video asli yang menurut mereka tidak lagi layak dan tidak tersedia.

    Sementara pada 2001 David McKay, kepala ilmuwan untuk ilmu planet dan eksplorasi di NASA, Johnson Space Center, mengatakan sebagian besar tanah dan batuan yang diambil dari Bulan disimpan di sana, tapi ia tidak bisa memastikan di mana benda-benda itu kini berada, selama lebih dari 46 tahun.

    Menanggapi pernyataan dan tindakan Markin, media AS telah berspekulasi bahwa upaya tidak lebih dari upaya balas dendam sejak pemerintah AS menjatuhkan kepemimpinan di Badan Sepakbola Dunia alias FIFA menyusul dugaan tindakan korupsi. Jaksa Amerika membongkar dugaan kecurangan dalam penentuan tuan rumah Piala Dunia.

    Disebutkan bahwa dalam sebuah artikel untuk surat kabar Rusia, Izvestia, Markin mengatakan pemerintah AS telah "melampaui batas dengan meluncurkan serangan korupsi skala besar yang menargetkan sembilan pejabat FIFA," kata artikel itu. Rusia dan Qatar dapat kehilangan kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 dan 2022 jika muncul bukti kecurangan dalam proses penunjukan tuan rumah.

    Markin berpendapat jika kebohongan AS dapat dibongkar mengingat tingginya jumlah teori konspirasi. Teori ini termasuk video pendaratan pertama manusia di bulan adalah palsu karena salah satu bendera memiliki bayangan dan tampak tertiup angin. Padahal semua orang tahu bahwa di bulan tidak ada atmosfer dan anomali lainnya.

    EXPRESS.CO.UK | MECHOS DE LAROCHA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.