Teror ke Misi Diplomatik Asing di Malaysia Berlanjut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur: Kantor Komisi Eropa di Kuala Lumpur menerima bungkusan yang mencurigakan. Kiriman yang sama telah dikirimkan kepada 11 kantor misi diplomatik asing di Malaysia, pada hari sebelumnya. Thierry Rommel, kepala delegasi Komisi Eropa di Malaysia, menyebutkan bahwa kiriman yang dikirimkan ke berbagai misi diplomatik itu adalah masalah serius. "Ini mengharuskan kita bersikap waspada pada level tertinggi," kata dia.Seperti kiriman ke kantor diplomatik lainnya, paket ke Komisi Eropa itu dikirimkan melalui layanan ekspres kantor pos Malaysia. Paket itu berisi catatan yang menyebutkan ancaman balasan atas perlakuan terhadap kaum muslim, cakram padat, dan cairan berminyak.Komisi Eropa sebenarnya menerima paket itu pada Rabu siang. Namun, kata Rommel, komunikasi sangat sulit sehingga polisi dan tentara Malaysia baru tiba pada Kamis pagi.Polisi menyebut paket itu sebagai sampah. Cairan dan bubuk di dalam paket yang juga dikirimkan ke kantor diplomatik lainnya disebutkan tidak berbahaya. Peket diduga dikirimkan dari Selangor, Kelantan, serta Trengganu."Kamu telah terinfeksi dengan senjata biologi. Terkutuklah kamu, atas apa yang telah kamu lakukan terhadap umat Muslim," demikian polisi mengutip catatan yang ada dalam bingkisan.Misi diplomatik lain yang telah dikirimi paket serupa adalah Kedutaan Jepang, Jerman, Thailand, Kanada, Filipina, dan Singapura yang menerima paket pada Selasa siang. Adapun Kedutaan Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, dan Australia menerimanya Rabu pagi. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.