WNI di Hong Kong Diduga Disiksa Sebelum Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.COJakarta - Kepala Kanselerai Konsulat Jenderal RI Hong Kong Rafail Walangitan mengatakan warga negara Indonesia bernama Wiji Astutik Supardi diduga disiksa sebelum tewas. 

    Indikasinya, polisi menemukan bekas luka penganiayaan pada wajah, kaki, dan tangan Wiji. "Diduga dianiaya menggunakan benda tajam," ucap Rafail melalui siaran pers, Selasa, 9 Juni 2015.

    Rafail menjelaskan, Wiji ditemukan tewas oleh pejalan kaki pada Senin, 8 Juni 2015, pukul 09.30 waktu setempat. Tubuh perempuan 37 tahun itu dibalut dalam gulungan kasur. 

    Data terakhir menunjukkan Wiji tercatat tinggal di Man Ying Building Nomor 9.16, Jordan, Hong Kong.

    Rafail menuturkan Konsulat bekerja sama dengan Kepolisian Distrik Mongkok dan Kepolisian Sektor Kowloon untuk mengidentifikasi identitas Wiji lebih lanjut. Sedangkan proses identifikasi fisiknya sudah selesai dilakukan.

    Kepolisian, ujar Rafail, masih mencari keberadaan pria yang diduga mengenal Wiji. "Pria itu diduga sebagai pacar korban," katanya.

    LINDA HAIRANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.