Pria Muslim Ini Masuk Penjara Gara-gara Urusan Jenggot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammad Liaqat. Express.co.uk

    Mohammad Liaqat. Express.co.uk

    TEMPO.CO , London:Seorang pria di Inggris harus mendekam dalam tahanan untuk lebih dari dua tahun setelah melakukan kekerasan yang berbau rasial. Penyerangan itu dilakukan sebagai aksi protes setelah dua anak muslim yang bersekolah di sekolah Katolik dilarang mengikuti pelajaran karena menolak untuk mencukur jenggotnya.

    Seperti yang dilansir Express pada 3 Juni 2015, Mohammad Liaqat, 34 tahun, dari Accrington, Lancashire, dicap sebagai "pengganggu" oleh hakim Crown Court. Liaqat dinyatakan bersalah atas sebuah penyerangan dengan kata-kata rasial. Hal ini juga diperburuk dengan perilaku mengancam dan penyerangan fisik yang dilakukan Liaqat.

    Liaqat melampiaskan kemarahannya setelah dua murid Muslim berusia 14 tahun dilarang mengikuti pelajaran pada sekolah Mount Carmel Roman Catholic High School di Accrington karena menolak untuk mencukur jenggot mereka.

    Liaqat langsung meluncurkan "omelan rasis" kepada staf di sekolah tersebut, di mana salah satu dari anak-anaknya adalah murid di sekolah tersebut. Liaqat menyerang dengan kata-kata kasar kepada para staf berkulit putih.

    "Tanpa provokasi, mereka (guru) secara verbal diserang oleh Liaqat di depan anak-anak dan orang tua," kata Kepala Sekolah Mount Carmel, Xavier Bowers.

    Pasca kekerasan pertama tersebut, Liaqat kemudian ditahan dan dihukum untuk mendekati sekolah tersebut. Namun setelah bebas ia membuat ulah lagi, kali ini dia menyerang Sekolah Dasar St Oswald di dekat sekolah yang pertama ia serang.

    Liaqat melakukan penyerangan di depan orang tua murid yang menjemput anaknya juga dengan kata-kata yang menghina ras tertentu dimana anaknya yang lain juga bersekolah di situ.

    Kemudian ketika Liaqat coba ditenangkan oleh Kepala Sekolah St Oswald, ia justru menyerang kepala sekolah dan menyebabkan sang kepala sekolah mengalami cedera di Burnley pada April lalu.

    Liaqat kini telah dipenjara di Burnley Crown Court dan diberi perintah penahanan selama 27 bulan serta melarang dia untuk melakukan kontak dengan staf di empat sekolah di wilayah tersebut.

    Liaqat juga dilarang berada dalam jarak 100 yard dari sekolah Mount Carmel, sekolah St Oswald, dan Accrington St Petrus Primer, serta Rosehill Sekolah khusus di Burnley.

    EXPRESS|YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.