Perdana Menteri Laos Anggap Terlalu Banyak Rapat di ASEAN

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Vientiane: Perdana Menteri Laos Bounnhang Vorachith mengingatkan sepuluh negara anggota ASEAN, bahwa mereka terlalu banyak melakukan rapat. Akibatnya, kata dia, terlalu mahal."Saat ini banyak sekali rapat ASEAN, yang menghabiskan tenaga dan keuangan," kata Vorachith dalam pembukaan pertemuan menteri-menteri ekonomi ASEAN di Vientiane, Rabu (28/9).Pertemuan-pertemuan yang digelar terpisah dan rutin oleh negara-negara anggota ASEAN adalah pertemuan tingkat tinggi, pertemuan menteri luar negeri, pertemuan menteri ekonomi, dan pertemuan pejabat yang lebih rendah. Ada juga pertemuan yang melibatkan negara lain seperti Indonesia, Australia, dan Cina."Dengan segala hormat, alternatif harus dicari guna menekan biaya dan meningkatkan efektivitas forum kita," Vorachith menambahkan.Pertemuan, katanya, kini bisa digelar melalui peralatan elektronis atau video conference. Ia menganggap, cara itu lebih efektif dan Sekretariat Jenderal ASEAN bisa membahasnya.Laos memang negara termiskin di antara 10 anggota ASEAN. Anggota lainnya adalah Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, and Vietnam. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.