Badai Damrey Serang Cina Selatan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Beijing: Badai Damrey menyerang wilayah selatan Cina, Hainan, Senin. Serangan yang menurut pejabat setempat paling kuat sepanjang tahun ini membuat aliran listrik padam dan menewaskan dua orang.Dengan kecepatan lebih dari 180 kilometer per jam, Damrey mengamuk pada Senin pagi. Otoritas setempat meminta ribuan penduduk agar meninggalkan tempat tinggalnya untuk menghindari musibah. ?Kami menghadapi musibah dan kami harus meminimalisasinya,? kata Zhou, pejabat di kantor pusat antibanjir Hainan. ?Kami berusaha mengevakuasi orang sebanyak-banyaknya, jadi mudah-mudahan ini tidak menjadi musibah yang besar.?Angin ribut juga menerpa belasan provinsi di Vietnam. Sekitar 100 ribu orang dievakuasi.Sebanyak 57 penerbangan ditunda di Bandara Internasional Milan, Hainan. Akibatnya, 5.000 penumpang telantar. Petugas bandara itu menyebutkan, hanya dua pesawat bisa tinggal landas pada Senin ini.Perdana Menteri Wen Jiabao telah meminta kepada pejabat di wilayah selatan Cina untuk memastikan pertolongan bersiap siaga menghadapi Damrey. Para ahli memperingatkan bahwa topan akan menghancurkan padi, karet, dan pisang yang siap panen dalam jumlah besar.Wilayah selatan dan tenggara Cina memang kerap dihampiri badai tropis dan topan. Jumlah korbannya pun cukup besar. Badai Talim, misalnya, menewaskan 124 orang dan 31 masih hilang. Pekan lalu, topan Khanun menyerang wilayah timur Cina dan menewaskan 14 orang serta sembilan orang masih hilang. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.