42 Tahun Hilang, Remaja Ini Akhirnya Kembali ke Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pendakian. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    Ilustrasi pendakian. TEMPO/Kink Kusuma Rein

    TEMPO.CO , Auckland: Tubuh remaja asal Selandia Baru, David Erik Moen, akhirnya kembali ke keluarganya, setelah hampir 42 menghilang dalam pendakian ke Aoraki, Mt Cook.

    Jasad pria yang saat meninggal baru berusia 19 tahun itu tampak awet saat ditemukan di sisa gletser Tasman pada Januari lalu. Polisi baru dapat mengidentifikasi mayat Moen pada Kamis, 21 Mei 2105.

    Moen mendaki bersama seorang kenalan yang bertemu dengannya di Mount Cook. Pada 16 September 1973 ia dilaporkan tertimbun longsoran salju dan sejak saat itu tubuhnya tidak dapat ditemukan walaupun tubuh rekan sependakiannya berhasil ditemukan setelah kecelakaan itu.

    Keluarga Moen mengatakan bahwa mereka tidak dapat mengatakan apa-apa setelah akhirnya jasad Moen kembali setelah sekian lama. "Kami adalah keluarga yang sangat dekat dan kehilangan David secara tiba-tiba begitu menyakitkan dan terasa sangat besar pengaruhnya pada kami dan teman-temannya," kata seorang anggota keluarga.

    Dia menambahkan, “David adalah anak yang ramah pada semua orang dan sangat hidup. Dia memiliki selera humor dan selalu tersenyum," ujarnya.

    Pada Maret, polisi Senior Brent Swanson dari kepolisian Lake Tekapo mengatakan bahwa jasad Moen tampaknya tertimbun longsoran salju dan telah berada di sana selama lebih dari 40 tahun.

    THE GUARDIAN | MECHOS DE LAROCHA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.