Perut Pasien Bergetar, Ternyata Itu Ponsel Dokter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi

    Ilustrasi

    TEMPO.COJakarta - Seorang dokter kandungan diduga lalai meninggalkan ponselnya di perut pasien yang menjalani operasi caesar. Peristiwa tersebut terungkap setelah sang pasien menyadari ketika ada sesuatu yang mulai bergetar di dalam perutnya.

    Kisah menggegerkan di Yordania ini bermula saat Hanan Mahmoud Abdul Karim, 36 tahun, melahirkan bayinya di sebuah rumah sakit swasta di ibu kota Yordania, Amman. 

    Pada 24 April 2015, dia menjalani operasi caesar untuk mengeluarkan bayinya. Bayi laki-lakinya lahir dengan selamat. Namun, sesampainya di rumah, Hanan kaget karena perutnya bergetar. 

    "Putri saya menderita sakit yang serius dan tidak bisa bergerak. Aku membawa kembali ke rumah sakit tempat dia dirawat, tapi tidak ada yang dilakukan untuk dia," kata Majeda Abdul Hamid, ibu korban, seperti dilansir Mirror edisi 14 Mei 2015

    Hanan kemudian dipindahkan dari rumah sakit Al Bashir menuju rumah sakit umum di Amman. Petugas rumah sakit umum melakukan observasi sinar-X dan menemukan ponsel di dalam perut Hanan.  

    Kejadian ini mengundang reaksi dari seorang anggota parlemen Yordania, Salim Al Bataynah.   Dia meminta pemerintah meninjau sang dokter serta rumah sakit Al Bashir atas dugaan malpraktek. 

    "Negara-negara yang menunjukkan rasa hormat kepada bangsanya biasanya menindak tegas pelaku skandal terhadap warganya," tuturnya. Menurut dia, parlemen harus menunjukkan tanggung jawab dan mengawasi kasus ini.

    Sementara itu, dokter di rumah sakit Al Bashir tidak memberi jawaban ketika dihubungi wartawan. Juru bicara Departemen Kesehatan Yordania, Hatem Al Azrae, tidak percaya dengan kisah Hanan. "Tidak berdasar dan tidak terbukti," ucapnya. (Baca juga: Aktor Kawakan Didi Petet Meninggal Dunia)

    MIRROR | YON DEMA

    Berita Menarik:
    Cerita Miris Prajurit Wanita TNI Saat Tes Keperawanan
    Foto Lindsay Lohan Bawa Quran Beredar, Masuk Islam?
    Kisah Guru Lulusan Sarjana yang Digaji Seharga 5 Gorengan
    VIDEO: Nekat Curi Motor Tentara, Begal Ini Dihajar Warga



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.