Kenangan Diplomat Den Haag Soal Herry Listyawati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dubes Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad dan istri, Hery Listyawati. Tempo/Maria Rita Hasugian

    Dubes Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad dan istri, Hery Listyawati. Tempo/Maria Rita Hasugian

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak kenangan pada almarhumah Herry Listyawati, istri Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Burhan Muhammad, yang meninggal dalam kecelakaan helikopter militer di Pakistan, Jumat, 8 Mei 2015. Almarhumah dikenal sebagai pribadi yang ramah dan penuh perhatian oleh orang-orang di sekitarnya.

    Azis Nurwahyudi, Kepala Bidang Penerangan, Sosial, Budaya, Kedutaan Besar RI di Den Haag, yang masih kerabat almarhumah Herry, merasa sangat kehilangan terutama semangat Herry untuk mengajak semua orang maju.

    "Mbak Lilis selalu semangat untuk mengajak maju," kata Azis lewat pesan singkatnya kepada Tempo, merujuk sapaan akrab Herry Listyawati, Sabtu, 9 Mei 2015. "Orangnya sejak dulu mau belajar," kata Azis.

    Azis mengaku sangat dekat dengan keluarga almarhumah sejak kecil. Apalagi kemudian kakak almarhumah menikahi kakak Azis.

    "Waktu masih kecil, kami selalu nonton sekaten bersama," kata Azis.

    Terakhir kali Azis bertemu dengan almarhumah adalah sebelum keberangkatnya ke Belanda dalam sebuah acara keluarga. "Kami ngobrol berdua semeja. Rencana mau jalan-jalan nengoki ke Belanda," kata Azis.

    "Tapi ya takdir berkata lain...Mbak Lilis sudah dipanggil...semoga khusnul khotimah."

    Akun Facebook almarhumah, Herry Listyawati, juga penuh dengan ucapan duka dan kenangan dari teman-temannya, baik dari dalam maupun di luar negeri.

    NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.