Kera 'Charlotte' Menuai Kontroversi di Jepang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor anak monyet di kebun binatang Jepang diberi nama Puteri Charlotte, memiliki nama yang sama dengan anak Pangeran William dan Kate Middleton yang baru saja lahir. BBC.com

    Seekor anak monyet di kebun binatang Jepang diberi nama Puteri Charlotte, memiliki nama yang sama dengan anak Pangeran William dan Kate Middleton yang baru saja lahir. BBC.com

    TEMPO.CO, Tokyo - Penangkaran kera Mount Takasaki Wild Monkey Park di Oita, Jepang, dibanjiri banyak keberatan setelah mengumumkan nama kera yang baru lahir, Charlotte. Pasalnya, nama itu sama dengan nama bayi kerajaan Inggris yang lahir di minggu yang sama, anak Pangeran William-Kate Middleton.

    "Awalnya, sebuah lontaran di Internet mengatakan sangat tidak sopan terhadap rakyat Inggris dengan memberi nama itu," kata seorang pejabat di Oita yang berada di barat daya Jepang itu. Yang lain, menyatakan tak masalah karena siapapun berhak menggunakan nama apapun, kendati seekor bayi kera.

    Tak cukup di media online, kontroversi merebak hingga ke televisi dan koran-koran utama Jepang. Pejabat setempat bahkan sampai harus meminta pendapat dari Kedutaan Besar Inggris di Tokyo, namun hingga hari ini belum memberi jawaban.

    Walikota Oita, Kiichiro Sato, menyatakan tak masalah dengan penamaan itu. "Saya pikir publik memberinya nama yang sangat cantik Charlotte, dan saya tidak berpikir ada masalah dengan hal itu. Jadi kami akan tetap menggunakan nama Charlotte," katanya wartawan.

    Menurut Sato, adalah tradisi di penangkaran itu untuk meminta nama bagi bayi kera yang lahir pertama setiap tahun. Biasanya, mereka melakukannya melalui jajak pendapat. Tahun ini, sebanyak 853 orang tercatat mengusulkan nama Charlotte untuk bayi kera betina itu.

    Namun penegasan Sato menuai kontroversi tersendiri. Umumnya, pihak yang tak setuju menyatakan ketidaksopanan menjadi alasannya. "Apakah orang Jepang tak akan tersinggung jika kebun binatang di Inggris menggunakan nama anggota keluarga kekaisaran menjadi nama salah satu hewan di sana?" tulisnya.

    Seorang warga Inggris menuliskan komentarnya di harian The Guardian. "Ini serius ya: siapa yang peduli? Tak masalah jika bayi berikutnya dinamai George (anak pertama Pangeran William). Tak ada pengaruh apapun bagi kami," katanya.

    Ini bukan pertama kalinya nama anggota keluarga kerajaan Inggris dijadikan nama hewan. Di Kebun Binatang Taronga di Sydney, nama Pangeran George digunakan untuk menamai bayi bilbie, sejenis hewan marsupial asal negara itu, sebagai bentuk penghormatan.

    REUTERS | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    11 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan

    Banyak yang tidak mengetahui bahwa ubi jalar yang dianggap remeh ternyata banyak mempunyai manfaat. Berikut sejumlah manfaat ubi jalar.