Gas Bocor di India, 1 Tewas, 200 Luka Berat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Bhubaneswar:Seorang warga tewas dan 200 lainnya dalam perawatan karena masalah pernafasan, setelah gas klorin dari sebuah instalasi air bocor di bagian timur India. Kebocoran itu diketahui setelah dideteksi di kota Sambalpur, 300 km di sebelah barat Bhubaneswar, Jumat dini hari. "Situasi sudah dapat ditangani. Kebocoran sudah diketahui dan ditambal oleh para ahli. Warga tidak perlu panik lagi," kata Raghunath Pradhan, pejabat di distrik Sambalpur.Kebanyakan dari 200 orang korban mengalami masalah pernafasan, iritasi pada mata dan hidung. Kondisi 56 orang diantaranya dinyatakan oleh dokter setempat cukup serius."Syukurlah hujan turun sehingga menurunkan konsentrasi gas klorin yang bocor di udara. Jika tidak, akan ada lebih banyak masalah yang ditimbulkan," kata Debashish Dash.Tahun 1984, India pernah mengalami hal serupa. Gas metil isosianat dari instalasi milik perusahaan Union Carbide bocor di Bhopal, India Tengah. Akibatnya hampir 3800 orang penduduk tewas dan ribuan lainnya cacat. Ami Afriatni/AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Curah Hujan Ekstrem dan Sungai Meluap, Jakarta Banjir Lagi

    Menurut BPBD DKI Jakarta, curah hujan ekstrem kembali membuat Jakarta banjir pada 23 Februari 2020.