Putra Khadafi Akan Selidiki Pelanggaran HAM di Negerinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Tripoli:Putra Pemimpin Libya Muamma Khadafi, Syaiful Islam Khadafi mengatakan, demi memperbaiki citra negerinya di mata internasional, Libya akan melakukan rekonsiliasi nasional dan menyelediki sejumlah kasus pelanggaran HAM di negeri itu. Berbicara selaku Presiden Yayasan Internasional Khadafi bagi Asosiasi Bantuan Kemanusiaan, Syaiful mengatakan, pihaknya juga akan menyelidiki kasus pemboman pesawat terbang Pan Am 103 di Lockerbie Skotlandia pada 1988 dan di Nigeria tahun lalu, serta serangan bom ke sebuah diskotik di Berlin. Yayasan itu juga tengah bernegosiasi dengan pemerintah agar memberikan kompensasi bagi para korban insiden tersebut. Syaiful yang berbicara di siaran televisi al-Jazeera meminta warga Libya yang mengalami perlakuan tak adil kembali ke rumahnya masing-masing. Dia berjanji pemerintah akan memberi ganti rugi atas kehilangan harta benda mereka, disamping adanya investigasi menyeluruh atas berbagai kasus pelanggaran HAM di negeri itu. "Bila ada yang kehilangan hidupnya secara tak adil, dilecehkan hak asasinya di masa lalu, mengapa kasus mereka tidak diselidiki lagi?," katanya seraya menambahkan bahwa yayasannya akan menghubungi warga Libya yang sempat melarikan diri ke luar negeri. AP/Deddy Sinaga

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.