Pemerintah Indonesia Menilai Serangan AS Ke Irak Ilegal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Indonesia menilai serangan Amerika Serikat dan sekutunya ke Irak adalah tindakan ilegal selama tidak mendapat persetujuan dari PBB. Kami prihatin pada usaha Amerika menciptakan kesan bahwa upaya diplomatik telah gagal, dan kepastian satu-satunya adalah perang, kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marty Natalegawa, menanggapi pernyataan Presiden Amerika George W. Bush yang memberikan tenggat 48 jam bagi Saddam Hussein untuk meninggalkan Irak. "Jelas sekali, kami memandang langkah apapun yang dilakukan tanpa persetujuan PBB tidak memiliki dasar hukum, kata Natalegawa lagi. Ia juga menyebut tim inspeksi senjata PBB sebagai korban pertama ancaman perang AS. Senin petang, Presiden Bush meminta semua warga negara asing, termasuk inspektor senjata dan wartawan untuk segera meninggalkan Irak, setelah ia mengultimatum Saddam dan keluarganya meninggalkan Irak, atau menghadapi serangan AS yang akan menggulingkan rezim yang sekarat itu. Natalegawa mengaku Kedutaan Besar Indonesia di Baghdad sudah ditutup secara temporer sejak Senin (17/3), dan staf diplomatik yang tersisa telah mengungsi ke Suriah. Hanya dua mahasiswa Indonesia yang bersikeras tidak meninggalkan Irak. (AFP/Wahyu Dhyatmika Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.