Ingin Gabung ISIS, Tiga Remaja Inggris Ditahan Turki  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pasukan Irak dan militan Syiah bertempur dengan Negara Islam (ISIS) saat berusaha memasuki wilayah Tikrit, 11 Maret 2015. AP

    Sejumlah pasukan Irak dan militan Syiah bertempur dengan Negara Islam (ISIS) saat berusaha memasuki wilayah Tikrit, 11 Maret 2015. AP

    TEMPO.CO, Ankara - Tiga remaja Inggris kini meringkuk di rumah tahanan pihak berwajib di ibu kota Turki, Istanbul, menyusul rencana mereka melintasi perbatasan negeri itu guna bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    Menurut keterangan pejabat Turki kepada kantor berita Reuters, Ahad, 15 Maret 2015, ketiga remaja itu ditahan pada Jumat, 13 Maret 2015. "Mereka akan dideportasi ke Inggris pekan ini," ucapnya.

    Dari Inggris, pejabat tersebut memperoleh informasi bahwa petugas kepolisian di London tengah menaruh perhatian terhadap dua remaja berusia 17 tahun yang hilang dari kediaman mereka. "Mereka diperkirakan melakukan perjalanan menuju Suriah," kata polisi London, yang kemudian menambahkan bahwa salah satu remaja itu berumur 19 tahun dan berjenis kelamin perempuan.

    Kepolisian Turki dalam siaran pers berkata, "Otoritas Turki mencegat tiga remaja untuk mencegah mereka menyeberang ke Suriah. Mereka kini ditahan di Turki. Keluarga mereka akan diberi laporan ihwal perkembangan masalah ini."

    Tiga murid perempuan Inggris dilaporkan memasuki Turki bulan lalu dan diperkirakan telah bergabung dengan ISIS di Suriah.

    Pada Kamis, 12 Maret 2015, Perdana Menteri Turki mengatakan tiga siswi sekolah itu dibantu melintasi perbatasan oleh seseorang yang bekerja sebagai agen mata-mata salah satu negara anggota koalisi pimpinan Amerika Serikat.  

    Kekuatan ISIS yang menguasai beberapa wilayah Suriah dan Irak telah menarik perhatian ribuan warga asing dari Eropa dan sejumlah negara lain. Mereka ingin berjuang bersama kelompok ISIS.

    AL ARABIYA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.