Tabrakan di Malaysia, Ini Cara Pilot Tim Jupiter Terjun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jupiter Aerobatic Team, merupakan tim aksi terbang asal Indonesia. Didirikan oleh TNI AU pada tahun 1996, dengan bermodalkan 4 pesawat MK 53 HS Hawk. Namun saat ini tim akrobatik Jupiter menggunakan pesawat KT-1 Wong Bee, buatan Korea Selatan, tim ini diakui dunia internasional lewat aksi manuver berbahaya yang dilakukan, setiap kali pertunjukannya. facebook/tniau

    Jupiter Aerobatic Team, merupakan tim aksi terbang asal Indonesia. Didirikan oleh TNI AU pada tahun 1996, dengan bermodalkan 4 pesawat MK 53 HS Hawk. Namun saat ini tim akrobatik Jupiter menggunakan pesawat KT-1 Wong Bee, buatan Korea Selatan, tim ini diakui dunia internasional lewat aksi manuver berbahaya yang dilakukan, setiap kali pertunjukannya. facebook/tniau

    TEMPO.COJakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Fuad Basya mengatakan pihaknya akan berkoordinasi untuk menentukan apakah Tim Aerobatik Jupiter Indonesia tetap mengikuti pameran Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA) I di Langkawi, Malaysia. Hal ini dilakukan setelah dua pesawat mengalami kecelakaan saat latihan sekitar pukul 14.00 kemarin.

    Fuad mengatakan pihaknya mengirim tim ke Malaysia untuk mengatur formasi pesawat. “Selama latihan, mereka terbiasa dengan formasi yang ada. Nah, sekarang berkurang dua. Tentu kami tidak ingin menampilkan asal-asalan,” katanya saat dihubungi Tempo kemarin.

    Kedua pesawat jenis KT-IB Wong Bee adalah bagian dari formasi enam pesawat yang sedang berlatih untuk mengikuti aerobatik LIMA, yang akan digelar pada 17-21 Maret mendatang. Saat latihan, sayap kedua pesawat bersinggungan di udara sehingga hilang kendali dan jatuh terbakar. Satu pesawat jatuh di Bandara Internasional Langkawi, sedangkan satu pesawat lainnya jatuh di dekat sebuah desa di pinggiran Bandara Langkawi.

    Kedua pilot berhasil keluar dengan kursi lontar sebelum pesawat jatuh ke tanah. Berdasarkan keterangan saksi mata, pilot kedua pesawat Tim Aerobatik Jupiter itu mendarat dengan parasut sebelum pesawat jatuh.

    "Tabrakan dua pesawat Jupiter Aerobatic Team, kedua pilot keluar. Mudah-mudahan tidak ada yang cedera hingga sampai ke tanah," ucap Markus Chong, seorang saksi mata, seperti yang dikutip dalam laman The Star Online. Mereka memang hanya cedera ringan dan dibawa ke rumah sakit.

    Tim Search and Rescue Malaysia menemukan pilot pesawat Tim Jupiter Aerobatik Indonesia di Kandawang, sekitar 11,3 kilometer dari Mahsuri International Exhibition Centre, lokasi berlangsungnya Langkawi International Maritime and Aerospace 2015 pada Minggu, 15 Maret 2015.

    Dalam akun Facebook JAT, disebutkan tim saat ini terdiri atas Letkol Pnb Dedy "Leopard" Susanto, Mayor Pnb Frando "Fennec" Marpaung, Kapten Pnb Gusti Ngurah Adi, Mayor Pnb H.S. "Condor" Romas, Mayor Pnb H.M. "Razor" Kisha, dan Mayor Pnb Marcell "Liger" Dirgantara.

    “Semua tim sekarang telah berkumpul dalam keadaan selamat dan sehat. Terima kasih untuk dukungan teman-teman semua,” demikian tulisan pada akun tersebut kemarin malam.

    NATALIA SANTI | DEWI SUCI RAHAYU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.