Bezuk Tim Jupiter, Menteri Malaysia: Semangat Mereka Tinggi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota tim The Jupiters memeriksa pesawatnya sebelum tinggal landas menuju Malaysia dari Lapangan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, 11 Maret 2015. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Anggota tim The Jupiters memeriksa pesawatnya sebelum tinggal landas menuju Malaysia dari Lapangan Udara Adisutjipto, Yogyakarta, 11 Maret 2015. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein mengunjungi empat pilot anggota Tim Aerobatik Jupiter yang menjadi korban dalam tabrakan pesawat di Langkawi, Negari Bagian Kedah, Malaysia, Minggu, 14 Maret 2015. Hishammuddin datang bersama Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard ke Rumah Sakit Daerah Langkawi.

    "Just left the hospital with Pak Ryamizard. Thankful that all 4 pilots are safe, their spirits remain high (Baru saja meninggalkan rumah sakit bersama Pak Ryamizard. Bersyukur empat pilot aman, semangat mereka tetap tinggi)" kata Hishammuddin dalam akun Twitternya, Minggu, 15 Maret 2015.

    Seperti dilansir laman The Malaysian Insider, kondisi keempat pilot itu cukup stabil, hanya cidera ringan. Rumah sakit menganjurkan mereka menjalani rontgen untuk memeriksa cidera tubuh bagian dalam. Hishammuddin dan Ryamizard juga mengunjungi penduduk sekitar yang trauma dengan kecelakaan pesawat tim Jupiter itu.

    Minggu siang, dua pesawat jenis Wong Bee KT-1B milik tim Jupiter Indonesia jatuh dan terbakar di Bandar Udara Internasional Langkawi, Negara Bagian Kedah. Penyebabnya, sayap kedua pesawat itu bersenggolan sehingga kehilangan kendali saat gladi bersih untuk pameran Langkawi International Maritime & Aerospace 2015. Pameran ini akan digelar pada 17-21 Maret 2015.

    Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein menjenguk seorang juruterbang pesawat Jupiter yang mengalami kecelakaan jelang berlangsungnya pameran Langkawi International Maritime & Aerospace Exhibition (LIMA) di Bandara Internasional Langkawi, Negara Bagian Kedah, Malaysia, 14 Maret 2015.

    Tim Search and Rescue Malaysia menemukan pilot pesawat Tim Jupiter Aerobatik Indonesia di Kandawang, sekitar 11,3 kilometer dari Mahsuri International Exhibition Centre, lokasi berlangsungnya Langkawi International Maritime and Aerospace 2015.
    Puing pesawat ditemukan tersebar di kawasan hutan di tepi bandara. Salah satu kursi pesawat ditemukan dekat rumah penduduk.

    Sebuah rumah dan mobil yang terparkir di sekitar lokasi kejadian terbakar akibat reruntuhan puing. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini karena pemilik rumah tak di tempat. Empat pilot anggota yang terlibat dalam tabrakan itu hanya cedera ringan. Detik-detik ketika kedua pesawat tersebut bertabrakan terungkap dari pejabat setempat.

    Juru bicara pameran, sekaligus Ketua Tim Kesehatan LIMA, Abu Hassan Asaari Abdullah, mengatakan, semua pilot sempat melentingkan diri keluar dari kokpit pesawat sebelum pesawat tersebut terempas ke Bumi. "Alhamdullilah, semua pilot sempat melentingkan diri dari kokpit pesawat dan tidak mengalami cidera serius," kata Abu Hasan di Langkawi.

    Saat melenting dari kokpit, pilot ditolak keluar bersama kursi yang mereka duduki selama penerbangan sebelum payung terjun dikembangkan. Menurut Abu Hasan, semua pilot tidak sadarkan diri beberapa saat selepas melayang di udara akibat dari tolakan "anti gravitasi" dengan daya kekuatan 11 hingga 12 G.

    DEWI SUCI RAHAYU | BERNAMA | MALAYSIA INSIDER | BC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.