Pengkritik Tragedi Chernobyl Keluar Dari Penjara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Minsk:Ahli kesehatan nuklir Belarusia, Yuri Bandazhevsky, akhirnya dapat menghirup bebas dan kembali ke rumahnya di Minsk, Minggu malam. Ia mendapat pembebasan bersyarat pada dua hari sebelumnya. Bandazhevsky ditahan pada 1999, dan pada 2001 ia divonis penjara 8 tahun karena dinyatakan bersalah telah melakukan korupsi. Rezim pemerintahan Presiden Alexander Lukashenko sendiri menuduhnya tidak bertanggung jawab atas efek ledakan pusat reaktor nuklir Chernobyl di Ukraina pada 1986. Namun, banyak kalangan menilai ia dipenjara karena terlalu tajam mengkritik penanganan meluasnya radiasi nuklir Chernobyl tersebut. "Saya tidak pernah menyangka dan berharap akan bebas. Saya hanya berusaha bagaimana menjaga kesehatan agar tetap hidup, ujarnya. Kepada kantor berita AFP ia mengaku masih dalam keadaan syok. Sebab begitu tiba di rumah, ternyata isterinya, Galina, sudah pergi entah kemana. Saya tak tahu apa yang akan dilakukan. Saya hanya ingin hidup, itu saja, ujarnya. Sambil menanti Galina -- yang entah berada dimana-- kembali, Bandazhevsky berniat melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.