Vladimir Putin Buka Rahasia Soal Pencaplokan Crimea

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vladimir Putin berjalan di depan prototipe pesawat siluman Sukhoi PAK-FA di Zhukovksy, Moskow, pada Juni 2010. PAK-FA didesain untuk memiliki kemapuan manuver yang tinggi, sementara F-22 dan F-23 lebih menekankan kemampuan silumannya. ALEXEY DRUZHININ/AFP/Getty Images

    Vladimir Putin berjalan di depan prototipe pesawat siluman Sukhoi PAK-FA di Zhukovksy, Moskow, pada Juni 2010. PAK-FA didesain untuk memiliki kemapuan manuver yang tinggi, sementara F-22 dan F-23 lebih menekankan kemampuan silumannya. ALEXEY DRUZHININ/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Moskow - Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya membuka apa yang terjadi di balik pintu tertutup Kremlin pada saat-saat vital sebelum aneksasi terhadap Crimea tahun lalu. Sebelumnya Crime adalah bagian dari Ukraina sebelum diambil oleh Rusia.

    Dalam trailer film dokumenter untuk televisi Rusia yang dikelola negara, Presiden Putin menjelaskan saat ia mengatakan telah memberi perintah rahasia untuk merebut daerah semenanjung itu.

    Putin menceritakan malam-malam pertemuan dengan para kepala keamanan untuk membahas penyelamatan Presiden Ukraina yang pro-Moskow, Viktor Yanukovych.

    "Pertemuan kami berakhir sekitar pukul tujuh pagi. Ketika kami berpisah, saya berkata kepada kolega saya: kita harus mulai bekerja untuk mengembalikan Crimea ke Rusia," kata Presiden dalam klip dari film dokumenter berjudul Homeward Bound.

    Empat hari kemudian pasukan komando tak dikenal mengambil alih gedung parlemen Crimea dan para wakil rakyat di sana melakukan pemungutan suara untuk pembentukan pemerintahan baru.

    Keesokan harinya pasukan tak dikenal muncul di tempat-tempat strategis lainnya. Pada saat itu, Moskow bersikeras bahwa ia tidak terlibat dalam kekacauan di Ukraina.

    Referendum di Crimea diselenggarakan pada 16 Maret 2014 di mana mayoritas meminta merdeka dari Ukraina. Pada 21 Maret 2014, Presiden Putin menandatangani dokumen resmi yang menyatakan provinsi itu menjadi bagian Rusia.

    Belum ada tanggal yang ditetapkan untuk pemutaran film dokumenter itu.

    EURONEWS | ABDUL MANAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.