Hari Wanita Sedunia, Ini Perempuan Pilihan Facebook  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Heng Sinith

    AP/Heng Sinith

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Perempuan Internasional dirayakan setiap tanggal 8 Maret untuk memberikan perhatian pada pencapaian perempuan dan menunjukkan tingkat kesetaraan perempuan saat ini. Seluruh dunia turut memperingati hari sakral yang mendorong kesetaraan jenis kelamin tanpa ada lagi diskriminasi.

    Tak ketinggalan situs sosial media raksasa Facebook. Perusahaan milik Mark Zuckenberg ini mendengar beberapa cerita hebat tentang keterhubungan yang kaum perempuan lakukan setiap harinya dan merangkumnya menjadi 12 wanita pilihan. Mereka membawa dampak positif pada komunitas tempat mereka berada dan secara global telah memotivasi perempuan di belahan dunia lainnya untuk melakukan hal serupa.

    Annie Clark dan Andrea Pino
    Clark dan Pino adalah dua pendiri organisasi End Rape on Campus di Amerika Serikat. Organisasi tersebut mengkampanyekan anti pemerkosaan dan kekerasan seksual di dunia kampus. Annie dan Andrea sendiri pernah menjadi korban kekerasan seksual saat menjadi mahasiswi di University of North Carolina, Chapel Hill.

    Clark dan Pino menggunakan sosial media Facebook Group sebagai saran memberikan dukungan dan sumber informasi bagi satu sama lain maupun ratusan mahasiswi lainnya. Melalui perbincangan seperti inilah, End Rape on Campus, serta organisasi sejenis akhirnya terbentuk. Organisasi ini akan segera melaporkan kepada polisi federal terhadap kasus kekerasan seksual di kampus.

    Samantha Cristoforetti
    Wanita yang satu ini bekerja sebagai insiniyur teknik penerbangan untuk stasiun antariksa internasional. Pekerjaan sehari-hari Cristoforetti adalah mengelilingi bumi selama 92 menit. Cristoforetti hidup dan bekerja pada orbit bumi. Dia pun menyempatkan diri berbagi pengalamannya di Facebook.

    Cristoforetti adalah satu dari enam orang yang terpilih dan menyisihkan 8.000 pendaftar lainnya untuk bergabung dalam European Space Agency sebagai seorang astronot. Cristoforetti merupakan perempuan Italia pertama di luar angkasa, tapi ia memilih untuk menunjukkan bahwa bukanlah sesuatu yang luar biasa untuk menjadi seorang perempuan dan astronot pada saat yang bersamaan.

    Shoana Solomon
    Wanita yang satu ini adalah seorang pengusaha Liberia berkebangsaan Amerika yang memulai sebuah gerakan untuk melawan pandangan negatif terhadap orang Afrika Barat saat krisis Ebola memuncak di 2014. Setelah keluarganya direlokasikan dari Monrovia, Liberia ke Delaware, Solomon  melihat bagaimana kepanikan dan ketakutan dialami oleh orang Afrika di Amerika Serikat karena Ebola. Musababnya, akbiat epidemik tersebut, warga Afrika khususnya negara tertular dideskriminasikan karena ditakutkan membawa serta virus ebola.

    Solomon  dan tiga perempuan Liberia lainnya membuat sebuah kampanye, #IamALiberianNotAVirus. Solomon mem-posting foto dirinya sendiri dengan menujukkan hashtag dan mengajak orang lain untuk berbuat hal yang sama. Dalam waktu beberapa hari saja, gerakan ini menyebar di Facebook dan media sosial lainnya. Banyak perempuan ikut membuat Facebook Page untuk berbagi foto-foto dan berita mengenai pengaruh dari kampanye ini.

    Mayumi Taniguchi
    Taniguchi merupakan seorang Associate Professor jurusan hukum internasional yang fokus pada isu-isu hak perempuan serta hukum gender dari Osaka International University. Dia juga merupakan pendiri All Japan Obachan Party, sebuah grup yang menyuarakan kesetaraan perempuan di pemerintahan Jepang. Dua tahun yang lalu, Taniguchi menyadari bahwa tidak ada perempuan yang mendapatkan posisi di partai politik.

    Taniguchi mem-posting cerita tentang pria tua yang mendominasi politik Jepang di Facebook. Ketika ia melihat respon luar biasa dari posting-nya tersebut, ia pun memutuskan untuk menciptakan Facebook Group untuk partai politik sempalannya, Partai All Japan Obachan (Partai Nenek-nenek). Taniguchi memutuskan untuk menggunakan kata ini demi memberdayakan ribuan perempuan agar menyuarakan pendapat dan mengambil tindakan untuk mengubah politik di Jepang.

    Taniguchi juga berperan sebagai advokat bagi perempuan. Mayumi akan berpartisipasi dalam Comission on the Status of Women di Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, bulan ini. Dia dan anggota group AJOP lainnya berencana untuk mengadakan konferensi internasional tahun depan.

    Masih Alinejad
    Alinejad adalah seorang jurnalis berkebangsaan Iran yang memulai kampanye My Stealthy Freedom untuk menyuarakan suara perempuan tentang penggunaan hijab di publik. Di Iran sendiri, setiap perempuan diwajibkan untuk mengenakan hijab. My Stealthy Freedom dimulai pada 2014 saat Masih mengunggah fotonya tanpa hijab dan mengajak wanita lainnya untuk berbagi momen stealthy freedom (kebebasan bersembunyi) mereka.

    Saat ratusan foto dikirimkan dari Iran dan negara lainnya, Masih pun membuat Facebook Page untuk melawan hukum wajib hijab. Ribuan perempuan mempertaruhkan hidup dan reputasi mereka dengan mengirimkan foto mereka tanpa mengenakan hijab.

    ANDI IBNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.