Mahmud Ahmadi Nejad Dilantik Menjadi Presiden Iran ke-6

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Qom:Mulai 3 Agustus 2005, Dr. Mahmud Ahmadi Nejad resmi menjabat Presiden Iran yang ke-6 setelah dilantik oleh Pemimpin Spiritual Islam Iran, Ayatullah al-Uzma Sayyid Ali Khamanai di Husainiyah Imam Khomaini Tehran. Dalam pidato pelantikan Presiden, Rahbar menyatakan, bangsa Iran adalah bangsa yang cinta perdamaian dan bukan ancaman bagi bangsa lain. "Kami tidak akan menyerang bangsa atau negara lain dan kami hanya akan mempertahankan hak-hak yang ada pada kami,"katanya. Dalam pidatonya, Rahbar menjelaskan tujuan asli revolusi Islam Iran, menegakkan keadilan, sebuah keadilan yang memperhatikan hak-hak seluruh rakyat. Di depan para pejabat tinggi negara dan para diplomat asing di Teheran, dalam sambutannya, Ahmadi Nejad menyatakan dalam menjalankan pemerintahan barunya dia akan menekankan pada keadilan, kasih sayang terhadap rakyat, melayani masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan material dan spiritual bangsa. Mahmud Ahmadi Nejad menjadi Presiden Iran yang ke-6 setelah memenangkan pemilu secara mutlak atas mantan presiden dua kali Iran Akbar Hashemi Rafsanjani Juni lalu. Mujtahid Hashem

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.