Ajaib, Bayi Perempuan Selamat Setelah Terapung 14 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil yang alami kecelakaaan dengan bayi di dalamnya yang terjebak selama 14 jam di Salt Lake, UTAH, Amerika. (bbc.co.uk)

    Mobil yang alami kecelakaaan dengan bayi di dalamnya yang terjebak selama 14 jam di Salt Lake, UTAH, Amerika. (bbc.co.uk)

    TEMPO.CO, Utah - Seorang bayi perempuan berusia delapan belas bulan ditemukan terapung dengan kondisi terikat di jok mobil yang terbalik. Bayi bernama Lily Groesbeck itu ditemukan seorang nelayan di Sungai Spanish Fork, Salt Lake City, Utah, Amerika Serikat, Sabtu siang pekan lalu.

    Sedangkan ibu balita itu, Lynn Groesbeck, asal Springville, ditemukan tewas di kursi pengemudi.

    Bayi yang ditemukan dalam kondisi kritis itu lalu dilarikan ke rumah sakit di Salt Lake City. Dan, setelah menjalani perawatan, kondisinya berangsur pulih.

    "Sungguh keajaiban. Sejauh ini ia telah melewati kondisi kritis. Para dokter berharap semuanya akan baik-baik saja," ujar tante bayi itu, Jill Sanderson, kepada media setempat KSL-TV.

    Tim pencari fakta meyakini kendaraan tersebut terjun ke Sungai Fork setelah menghantam penghalang semen di jembatan sungai pada Jumat, 6 Maret 2015, sekitar pukul 22.30 waktu setempat.

    "Bayi itu ditemukan pada pukul 12.30 waktu setempat pada hari berikutnya, kira-kira 80 kilometer sebelah selatan Salt Lake City," kata Letnan Matt Johnson. Hal itu dicocokkan dengan alarm yang dipasang nelayan itu.

    Nelayan lalu menghubungi pihak yang berwajib. Tiga polisi dan empat petugas pemadam kebakaran terjun ke sungai, menyelamatkan anak itu, kemudian membawanya ke rumah sakit karena dia mengalami hipotermia.

    Halaman website Go Fund Me, yang dibuat oleh keluarga korban sebagai media penggalangan dana, kini telah berhasil mengumpulkan lebih dari US$ 4.000 atau sekitar 52 juta rupiah.

    BBC NEWS | NEWS.COM.AU| MECHOS DE LAROCHA | YON DEMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.