CIA Bentuk Milisi di Irak Sebelum Perang 2003

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebelum pasukan Amerika Serikat menginvasi Irak pada Maret 2003, Badan Intelijen Pusat Amerika atau CIA lebih dulu membentuk dan melatih kelompok paramiliter yang dinamakan Scorpions. Kelompok ini bertugas menghasut pemberontak pemerintahan Saddam Hussein agar terjadi kekacauan.Menurut harian The Washington Post, Rabu (3/8), pembentukan Scorpions disahkan langsung oleh Presiden George W. Bush pada Maret 2002 sebagai bagian dari program "pergantian rejim" di Irak. Milisi itu direkrut dari pelarian suku Kurdi, yang kemudian dikirimkan ke sejumlah kota di Irak, termasuk Bagdad, Fallujah, dan Qaim untuk menimbulkan kesan bahwa kerusuhan sedang terjadi.Mengutip seorang pejabat intelijen Amerika, Post menulis bahwa latihan yang memakan biaya hingga jutaan dolar Amerika itu dibuat untuk melakukan sabotase-sabotase. Namun, sebagian besar misi unit rahasia itu kemudian dibatalkan akibat percepatan serangan Amerika ke Irak.Setelah invasi berakhir, CIA menggunakan para anggota Scorpions untuk antara lain menjadi penerjemah, membantu interogasi, atau mengerjakan "tugas-tugas kotor".Kendali CIA terhadap Scorpions melemah setelah kekacauan membesar di Irak, pejabat intelijen lainnya menyatakan. Para milisi yang setelah perang mengenakan pakaian serta mengendari kendaraan sipil itu kemudian bahkan diserang oleh tentara Amerika sendiri dengan tuduhan menciptakan kekacauan. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.