Israel Minta Dunia Bersatu Melawan Iran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu. AP/Sebastian Scheiner

    Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu. AP/Sebastian Scheiner

    TEMPO.CO, Washington - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta dunia bersatu padu guna menghentikan program nuklir Iran. Permintaan Netanyahu itu disampaikan dalam pidatonya di depan anggota Kongres Amerika Serikat di Washington D.C., Selasa, 3 Maret 2015, waktu setempat.

    "Kita harus berdiri bersama-sama menghentikan teror Iran," kata Netanyahu di tengah upaya Presiden AS Barack Obama melakukan pendekatan diplomasi kepada Iran untuk mengatasi masalah nuklir.

    Netanyahu mengakui bahwa ketegangan yang muncul saat ini bermula dari pidatonya mengecam program nuklir Iran. Pada kesempatan pidato, Nentanyahu juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Obama terhadap dirinya selama dia menjabat sebagai presiden.

    "Saya mengerti bahwa pidato saya menimbulkan kontroversi, meskipun hal itu jauh dari niat saya," ucapnya. Dia mengatakan, "Aliansi yang luar biasa antara Israel dan AS selalu di atas segala kepentingan politik dan itu harus selamanya."

    Menurut Netanyahu, Iran telah membuktikan bahwa negeri itu sudah tidak bisa dipercaya. "Kita mesti mencegah dan merebut senjata itu (nuklir) dari Iran," ia memaparkan. "Bahaya paling besar yang dihadapi dunia saat ini adalah perkawinan antara militan Islam dengan senjata nuklir."

    Saat berpidato di depan anggota Kongres di Washington D.C, Selasa, Netanyahu berkali-kali mendapatkan tepuk tangan. Bahkan, usai menyampaikan taklimat, hampir seluruh anggota Kongres bertempik sorak sambil berdiri.

    Menyusul pidato Netanyahu, Presiden Obama mengatakan dia telah membaca sebuah transkrip pernyataan dan menemukan bahwa tidak ada yang baru dalam pidato yang disampaikan Netanyahu. "Pemimpin Israel ini tidak memberikan alternatif yang layak dalam negosiasi nuklir dengan Iran."

    Sementara itu, Iran menyatakan pidato tersebut merupakan bagian dari kampanye pemilihan umum Netanyahu. "Pidato yang disampaikan oleh perdana menteri rezim Zionis itu membosankan dan repetisi serta bagian dari kampanye pemilihan kelompok garis keras di Tel Aviv," kata juru bicara Menteri Luar Negeri Iran, Marzieh Afkham, sebagaimana dikutip kantor berita pemerintah IRNA.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.