ISIS Juga Bunuh Anggotanya Sendiri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ISIS kembali merilis video eksekusi para tawanan, mereka dituduh sebagai mata-mata. Sebelumnya pihak intelejen Inggris berhasil mengidentifikasi, indentitas seseorang eksekutor ISIS. Salahuddin, Irak, 27 Februari 2015. Dailymail.co.uk

    ISIS kembali merilis video eksekusi para tawanan, mereka dituduh sebagai mata-mata. Sebelumnya pihak intelejen Inggris berhasil mengidentifikasi, indentitas seseorang eksekutor ISIS. Salahuddin, Irak, 27 Februari 2015. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CODamaskus - Jumlah orang yang dieksekusi oleh kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) terus bertambah. Sejak pendeklarasian khilafah pada Juni lalu, ISIS telah menewaskan 1.969 orang. Hampir dua per tiga dari mereka--sekitar 1.238 orang--adalah warga sipil.

    Tak hanya sandera yang dibunuh, ISIS juga mengeksekusi 125 anggotanya yang dianggap "melebihi batas dalam agama". Namun Syrian Observatory meyakini bahwa jumlahnya lebih banyak dari angka-angka yang mereka sebutkan tadi. 

    "Karena ada ratusan orang yang hilang dan ditahan di penjara ISIS. Kami juga kehilangan komunikasi dengan sekitar seribu anggota suku al-Shaitaat dan puluhan warga Kurdi yang masih dinyatakan hilang sejak ISIS menyerang Kota Kobani pada bulan September," kata pendiri Syrian Observatory, Osama Edward.

    Diberitakan, akhir pekan ini, ISIS di Suriah utara membebaskan setidaknya 20 sandera Kristen Assyria. Menurut Rami Abdelrahman, Direktur Syrian Observatory for Human Rights yang memiliki jaringan aktivis di Suriah, para sandera diculik di Gunung Abdelaziz, Tal Tamer barat daya.

    ISIS menangkap setidaknya 220 warga Asyur, semua beragama Kristen, pada 23 Februari  2015 dalam serangan di desa-desa di sekitar Kota Tal Tamer, Provinsi Al-Hasakah, Suriah utara. Lembaga ini, mengutip seorang komandan Asyur, menyatakan ISIS berencana membebaskan 29  orang di antaranya.

    Observatorium Suriah mengatakan pada Sabtu bahwa pengadilan ISIS memerintahkan pembebasan mereka, mengutip seorang komandan Asyur. Pengadilan, kata komandan itu, menyebut nasib sandera lain belum diputuskan oleh para ahli hukum syariah ISIS.

    Edward menyebut jumlah sandera lebih dari 262 orang. Jumlah warga yang disandera ISIS kian bertambah, dari estimasi awal 70-100 orang pada Senin menjadi 150 orang pada Rabu. Perempuan, anak-anak, dan orang tua ada di antara mereka yang disandera.

    AP | INDAH P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.