Banjir di Mumbai Tewaskan 450 Orang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Mumbai: Hujan deras yang mengguyur negara bagian Maharashtra, India, menewaskan sekitar 450 orang. Cuaca buruk itu juga mengakibatkan tanah longsor dan gedung-gedung roboh, sempat melumpuhkan Mumbai (Bombay), ibukota Maharashtra. Tinggi air di kota yang sebelumnya bernama Bombay itu lebih dari 65 sentimeter. Bangunan sekolah, bank, bursa saham, dan bandar udara ditutup. Antrean panjang mobil, truk, dan kendaraan lainnya tampak di berbagai jalan utama dan jalan tol yang menghubungkan berbagai kawasan di Mumbai. Sekitar 150 ribu orang terperangkap di kantor-kantor, jalanan, bandar udara, dan stasiun kereta api sejak hujan lebat mengguyur kota berpenduduk 15 juta jiwa itu, Selasa lalu. Bahkan, banyak di antara mereka yang terpaksa menginap saat air mulai tinggi menggenang. Saluran komunikasi pun terputus. Di luar Mumbai, dua daerah terparah adalah distrik Raighad dan Ratnagiri. Sekretaris Negara Urusan Bantuan Krishna Vatsa membenarkan, jumlah korban di seluruh Maharahstra lebih dari 400 jiwa. Seperti disebutkan Wakil Menteri Kepala Maharashtra R.R. Patil, di Mumbai saja sudah tercatat 88 orang meninggal dunia. Kantor berita pemerintah, The Press Trust of India, melaporkan, sedikitnya 100 orang dari 20 keluarga kehilangan nyawanya di Distrik Raighad. "Sebanyak 200 orang lainnya dikhawatirkan tewas," kata seorang pejabat. afp/bbc/faisal

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.