Terowongan Misterius Hebohkan Warga Toronto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terowongan yang ditemukan di Toronto, Kanada, 25 Februari 2015. REUTERS/Toronto Police/Handout

    Terowongan yang ditemukan di Toronto, Kanada, 25 Februari 2015. REUTERS/Toronto Police/Handout

    TEMPO.CO, Toronto - Warga Kota Toronto, Kanada, dihebohkan dengan ditemukannya terowongan bawah tanah di dekat stadion tenis Rexall Centre di Universitas York. Terowongan yang dianggap misterius itu memiliki kedalaman sekitar tujuh meter. Akibat penemuan itu, banyak warga di Toronto berspekulasi bagaimana terowongan bawah tanah tersebut dapat terbentuk.

    Namun, pejabat lokal dan polisi Toronto berpendapat bahwa lubang yang seperti terowongan bawah tanah itu hanya sebuah lubang bekas galian biasa, yang lebih tepat disebut bungker. ”Lihatlah secara objektif. Ini bisa dikatakan bahwa seseorang menggali terowongan, tidak ada tindak kriminal untuk itu,” ujar Wakil Kepala Kepolisian Toronto Mark Saunders, seperti diberitakan The Guardian, Rabu, 25 Februari 2015.

    Lokasi terowongan misterius bawah tanah itu berada di dekat stadion tenis Rexall Centre. Stadion tersebut dijadwalkan menjadi tempat perhelatan acara tahunan Pan American Games. Hal itulah yang membuat warga Toronto menduga terowongan misterius itu memiliki kaitan dengan rencana aksi teror untuk mengacaukan acara Pan American Games.

    Pan American Games adalah kompetisi olahraga antarnegara di Benua Amerika yang rutin diadakan setiap tahun. Saunders menegaskan, sebagai pejabat yang berwenang, dia memastikan terjaminnya keamanan perhelatan Pan American Games. ”Kami memiliki mekanisme keamanan yang kuat,” ujar dia.

    Menurut dia, pihaknya telah berkonsultasi dengan lembaga lain dan telah ada laporan adanya terowongan serupa di tempat lain. Meski demikian, Kepolisian Toronto meminta masyarakat membantu memecahkan misteri ditemukannya terowongan tersebut tanpa meremehkan adanya dugaan kegiatan aksi teroris. Hingga berita ini ditulis, Kepolisian Toronto masih menyelidiki bagaimana terowongan bawah tanah itu dapat terbentuk.

    THE GUARDIAN | WINONA AMANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.