Bali Nine, Tony Abbot Singgung Bantuan Tsunami ke Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua warga Australia terpidana mati, Myuran Sukumaran, dan Andrew Chan (kiri), ditangkap karena menyelundupkan 8,3 kg heroin dari negaranya ke Bali pada 2005. Mereka divonis hukuman mati yang akan dilaksanakan tahun ini. AP/Firdia Lisnawati

    Dua warga Australia terpidana mati, Myuran Sukumaran, dan Andrew Chan (kiri), ditangkap karena menyelundupkan 8,3 kg heroin dari negaranya ke Bali pada 2005. Mereka divonis hukuman mati yang akan dilaksanakan tahun ini. AP/Firdia Lisnawati

    TEMPO.CO, Canberra -Perdana Menteri Australia Tony Abbott meminta Indonesia tidak melupakan sumbangan yang diberikan rakyat Australia dalam jumlah sangat besar saat  tsunami menerjang sejumlah wilayah di Indonesia pada tahun 2004.

    Kemurahan hati rakyat Australia itu diharapkan dapat menjadi pertimbangan untuk menyelamatkan nyawa dua warga Australia yang sedang menunggu pelaksanaan eksekusi mati oleh aparat penegak hukum Indonesia.

    "Mari untuk tidak melupakan beberapa tahun lalu ketika Indonesia dihantam badai tsunami, Australia mengirimkan bantuan senilai miliaran dolar," kata Tony Abbott seperti dikutip dari Sydnedy Morning Herald, 18 Februari 2015.

    Abbott melanjutkan, Australia juga mengirimkan angkatan bersenjatanya untuk menolong Indonesia sebagai bagian bantuan kemanusiaan. Hingga kemudian sejumlah warga Australia kehilangan nyawanya berkampanye untuk membantu Indonesia.

    "Saya ingin katakan kepada rakyat Indonesia dan pemerintah Indonesia, kami Australia selalu membantu Anda dan kami berharap Anda membalasnya saat ini," ujar Abbott memohon.

    Dua warga Australia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan karena terlibat kasus narkoba. Yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran.

    Kemarin, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Tony Spontana mengatakan pemindahan terpidana mati ke Lapas Nusakambangan untuk isolasi dan eksekusi gelombang kedua ditunda.  "Atas beberapa pertimbangan,"ujar Tony di Kejaksaan Agung, Selasa, 17 Februari 2015.

    Tony mengatakan, ada empat alasan kenapa pemindahaan terpidana mati ditunda di antaranya  sebagai respon terhadap pemerintah Australia, terutama keluarga dari dua terpidana mati anggota Bali Nine Andrew Chan dan Myuran Sukumaran. Mereka meminta waktu lebih untuk mempertemukan Andrew dan Myuran dengan keluarga mereka.

    Penundaan ini disambut baik oleh Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop untuk membantu Chan dan Sukumaran bertemu keluarganya.

    Menurut Julie, Australia tidak akan menyerah untuk menyelamatkan dua warganya itu agar tidak dijatuhi hukuman mati. Sama halnya Indonesia yang berupaya sekuat tenaga menyelamatkan warganya dari hukuman mati di luar negeri.

    SYDNED MORNING HERLAD | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.