Ribet Detektor Logam Bandara, Pria Ini Pilih Tak Berpakaian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penumpang terlantar di bandara Domodedovo Moskow, Rusia. REUTERS/Mikhail Voskresensky

    Penumpang terlantar di bandara Domodedovo Moskow, Rusia. REUTERS/Mikhail Voskresensky

    TEMPO.CO , St Petersburg: Anda pelancong yang kerap mamakai penerbangan? Atau pebisnis dari kota ke kota dan suka terbang? Resep ini layak ditiru menghindari ribetnya prosedur di bandara, karena calon penumpang harus copot sepatu dan sabuk.

    Seorang pelancong yang frustrasi memutuskan menanggalkan seluruh bajunya. Ya, pria bule ini nekad bugil dan mengejutkan para aparat keamanan yang berjaga di sekitar pintu masuk penumpang.

    Seperti dilaporkan Daily Mail, Senin, 16 Februari 2015, insiden itu terjadi di Bandara Internasional Pulkovo, St. Petersburg, Rusia, pada Ahad, 15 Februari 2015. Dalam cuplikan CCTV bandara itu, dua penjaga tampak mengobrol dan memperhatikan pria itu mencopot sepatu dan mulai membuka sabuknya.

    Mendadak, pria yang menurut beberapa sumber adalah pekerja di departemen teknologi informasi itu memelorotkan celana panjang lalu menempatkannya di baki bersama barang bawaannya.

    Seorang petugas keamanan menepuk temannya dan menuding aksi pria itu, tapi hanya dilirik saja. Aparat keamanan lain, seorang perempuan mulai mengalihkan pandangan ke arah lain. Pria itu melepas kemeja dan celana dalamnya. Dia benar-benar melepaskan seluruh pakaian. Terakhir jam tangan dilepas dan dengan tenang dia melangkah.

    Para staf dan petugas yang sempat terkaget mundur dan membiarkan pria itu melewati seperangkat detektor logam. Tanpa malu, pria itu mencandai para penjaga tak perlu sungkan jika ingin lebih jauh mememeriksa tubuhnya.

    Kemudian, seperti tak terjadi apa-apa, setelah melewati detektor logam, pria kurus itu mengambil baju-bajunya, memakainya satu persatu, dan melangkah pergi. Kepolisian St. Petersburg mengatakan tengah menginvestigasi insiden berani tersebut.

    Para penumpang di seluruh dunia telah lama komplain pemeriksaan invasif saat berada di titik-titik keamanan. Para penumpang asal Amerika Serikat terutama keberatan soal metode-metode Badan Keamanan Transportasi (TSA) yang dinilai berlebihan.

    Aksi tak senonoh pria di bandara internasional bukanlah yang pertama. Pada 2013, dua perempuan paruh baya melakukan protes serupa yang menarik perhatian khalayak. Lady Kelly Hadfield-Hyde, 51 tahun dan Ann Chadwick, 48, santai saja tidak berpakaian di depan sebuah pos keamanan bandara Manchester, Inggris, setelah berbagi sebotol anggur. Keduanya lalu digelandang ke bui karena didakwa melanggar aturan umum.

    DAILY MAIL | DWI ARJANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.